Kisruh calon Kapolri, Dipo Alam cerita cara SBY tunjuk Sutarman

Selasa, 24 Februari 2015 10:21 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Kisruh calon Kapolri, Dipo Alam cerita cara SBY tunjuk Sutarman SBY rapat bahas calon Kapolri. ©2015 Merdeka.com/ twitter @dipoalam49

Merdeka.com - Mantan Sekretaris Kabinet, Dipo Alam berbagi cerita tentang penunjukan calon Kapolri Jenderal Sutarman yang dilakukan oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut dia, SBY selalu melibatkan tim inti TPA untuk memberikan masukan tentang siapa sosok calon kapolri yang baik.

"Tim Inti TPA terdiri dari Ketua: Wapres, Sekretaris: Seskab, anggota: Mensesneg & Ka BIN menilai rekam jejak, kinerja dan lainnya," tulis Dipo dalam akun Twitternya, @dipoalam49 dikutip merdeka.com, Selasa (24/2).

Dia menjelaskan, Menko Polhukam (saat itu Djoko Suyanto) memegang peran penting dalam memberikan masukan kepada SBY. Sebab Menko pulhukam sekaligus menjabat sebagai Ketua Kompolnas.

Tidak hanya itu, SBY juga melibatkan Kepala BIN Marciano Norman untuk menelaah rekam jejak calon Kapolri. Tak lupa juga SBY melibatkan KPK dan PPATK untuk mencari jejak calon Kapolri.

"Masukan yang dihimpun oleh BIN, termasuk laporan mengenai kelengkapan rekam jejak calon Kapolri dari KPK, Kejaksaan, PPATK dan lainnya," cerita Dipo.

Dipo menjelaskan, SBY hati-hati betul sebelum mengajukan nama calon Kapolri ke DPR. Dia menambahkan, SBY juga meminta masukan tentang rekam jejak dari sisi kedekatan politik si calon Kapolri itu.

"Termasuk laporan adakah interaksi/manuver timbal-balik kepentingan politis & lainnya antara calon Kapolri dengan kepentingan pihak ketiga," terang Dipo.

Setelah SBY menelaah dan memiliki calon, lanjut Dipo, kemudian sekretaris kabinet menyiapkan Ampres untuk dikirim ke DPR. Akan tetapi, sebelum dikirim, SBY juga meminta masukan kepada lembaga negara lainnya apakah calon yang ditunjuk ini memenuhi kriteria dan diterima dengan baik.

"Presiden di saku kirin bajunya selalu ada buku kecil UUD 1945, ia ingatkan peserta rapat Pasal 7A UUD 1945, menghindari aspek TERCELA," kata Dipo.

Setelah semuanya setuju, Dipo pun menyiapkan segala sesuatunya seperti berkas dan surat untuk dikirim ke DPR dan pelantikan calon Kapolri. Dalam Twitternya, Dipo juga mengunggah foto saat dirinya, SBY, Boediono, Djoko Suyanto, Timur Pradopo, Marciano Norman melakukan rapat membahas calon Kapolri sebelum terpilih Jenderal Sutarman.

Seperti diketahui, penunjukan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri oleh Presiden Jokowi menimbulkan kisruh. Budi Gunawan tiba-tiba ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Jokowi dinilai blunder dalam hal ini karena tidak melibatkan KPK dan PPATK dalam penunjukan calon Kapolri. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini