Kisah TKI dianiaya & nyaris diperkosa majikannya di Malaysia

Selasa, 5 Februari 2013 04:24 Reporter : Hery H Winarno
Kisah TKI dianiaya & nyaris diperkosa majikannya di Malaysia TKI terlantar. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Harmoni (27), TKI asal Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat harus memendam dalam-dalam keinginannya untuk bekerja di Malaysia. TKI malang itu mengaku sempat hendak diperkosa dan mendapat perlakuan kasar dari majikannya di Malaysia.

Beruntung Harmoni akhirnya bisa melarikan diri ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia Johor Baru. Harmoni pun akhirnya dipulangkan ke Tanah Air.

"Saya sempat dikurung beberapa hari oleh majikan. Saya juga sempat akan diperkosa sebelum akhirnya berhasil lompat dari lantai tiga," kata dia seperti dikutip dari Antara, Selasa (5/2).

Harmoni yang sudah berkeluarga dan memiliki satu anak tersebut merupakan satu dari 15 TKI bermasalah yang dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Batam Centre, Kota Batam, Senin sore.

"Saat dikurung handpone juga disita, jadi tidak bisa menghubungi siapa-siapa. Sejumlah uang saya juga diambil. Mereka juga melarang saya salat," kata dia.

Dia mengatakan, pekerjaan yang diterima di Malaysia tidak sesuai dengan janji agen yang mengirimkannya, karena hanya dipekerjakan untuk mengurus binatang.

"Saya tidak kerasan kerja di sana. Setelah kasus percobaan pemerkosaan tersebut akhirnya saya memilih lari dengan bantuan teman sepekerjaan dan minta pertolongan KJRI untuk dipulangkan," kata dia.

Harmoni mengaku trauma dan tidak ingin lagi kembali ke Malaysia untuk bekerja. "Saya mau ke Lombok saja ketemu keluarga. Saya tidak ingin kembali ke Malaysia," kata Harmoni.

Liason Officer Polri di KJRI Johor Baru, Endro Sulaksono mengimbau bagi WNI yang ingin bekerja di luar negeri untuk mengikuti semua prosedur pengiriman agar tidak terjadi masalah saat di luar negeri.

"Kami mengimbau, agar mengikuti aturan yang ada, jangan memanfaatkan visa kunjungan, sehingga akan menimbulkan permasalahan baru. Hindari desakan penipuan berupa iming-iming berangkat gratis," kata dia di Batam saat mengantarkan 15 TKI yang dideportasi.

Ia mengatakan modus agen untuk menarik WNI untuk bekerja ke Malaysia ialah dengan iming-iming biaya gratis. Selanjutnya gaji para TKI tersebut dipotong dengan alasan pengganti biaya kirim.

"Pastikan semua lengkap dan ada keahlian sebelum memutuskan bekerja di luar negeri," kata dia. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. TKI Malaysia
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini