Kisah Suporter Gotong Wanita di Kanjuruhan, Belum Sempat Kasih Minum Keburu Meninggal

Minggu, 2 Oktober 2022 13:17 Reporter : Darmadi Sasongko
Kisah Suporter Gotong Wanita di Kanjuruhan, Belum Sempat Kasih Minum Keburu Meninggal Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan. ©2022 REUTERS TV

Merdeka.com - Ian Setyawan, terpanggil untuk memberikan pertolongan pada korban saat terjadi kerusuhan usai laga Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang. Ian menolong seorang perempuan yang sudah dalam kondisi kritis.

"Saya mengangkat seorang perempuan, bersama beberapa teman. Korban dibawa ke pinggir untuk mencari tempat agak lega," kata Ian Setyawan kepada merdeka.com, Minggu (2/10).

Saat diangkat perempuan tersebut masih bernapas kendati tersengal-sengal. Ian saat itu berinisiatif memberi pertolongan karena memang posisinya berdekatan dengan korban.

"Saat saya angkat bersama itu masih bernapas, kita bopong bersama," katanya.

2 dari 3 halaman

Ia selanjutnya berinisiatif mencarikan air minum, sementara korban ditinggalkan bersama pacarnya, yang sebelumnya ikut memboyong juga. Ian mengaku bergegas berlarian meminta air ke beberapa orang.

"Saya dapat Aqua gelas. Tetapi saat diberikan korban sudah enggak respon lagi. Korban kemudian kita tutup kain, sudah meninggal dunia," kisahnya.

Ian menggambarkan saat itu banyak korban sudah bergelimpangan berjajar di jalur menuju pintu utama Stadion Kanjuruhan. Saat itu jenazah hanya ditutup kain seadanya, termasuk sepanduk dan jaket.

"Saat itu spanduk-spanduk produk, rompi steward digunakan sebagai alas jenazah. Kondisinya sangat darurat," katanya.

3 dari 3 halaman

Ian juga mengatakan, jumlah tenaga kesehatan sangat terbatas dan akses ke lokasi kesulitan. Sehingga korban berjatuhan, salah satunya juga akibat terlambat penanganan.

Korban yang terkena gas air mata rata-rata membutuhkan air. Tetapi tidak ada air di lokasi. Sehingga memang kondisi korban yang butuh pertolongan akhirnya tidak tertolong.

Ian juga menceritakan banyak jurnalis di lokasi yang juga secara spontan memberikan pertolongan kepada korban. Mereka ramai-ramai menggotong untuk mengamankan korban. [eko]

Baca juga:
Komnas HAM Dalami Insiden Stadion Kanjuruhan: Ini Tragedi Kemanusiaan
PSSI Sudah Lapor FIFA Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan
Alasan Polisi Tembakan Gas Air Mata Usai Laga Arema FC vs Persebaya
Puan Maharani Minta Aparat Investigasi Total Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan
Wagub DKI: Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Tidak Boleh Terulang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini