Kisah Maharany Rabu dini hari setelah dilepas KPK

Reporter : Arbi Sumandoyo | Jumat, 1 Februari 2013 16:12
Kisah Maharany Rabu dini hari setelah dilepas KPK
Maharani -KPK. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Keberadaan saksi penangkapan kasus suap Import daging sapi akhirnya terendus media setelah dua hari menghilang sejak dilepas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lalu di manakah keberadaan Rani biasa akrab dipanggil sang ibu maupun orang mengenalnya?

Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-JalanDari hasil penelusuran, Rani diketahui tinggal di Kramat Jati, Jakarta Timur dan baru saja pulang malam tadi usai menginap di apartemen temannya di bilangan Tanjung Duren, Jakarta Barat selama semalam usai dipulangkan oleh KPK.

"Saya menginap di apartemen di Tanjung Duren," kata Rany kepada beberapa wartawan yang mengunjungi rumahnya, Jumat (1/2).

Maharani menginap di apartemen temannya selama satu malam. Setelah itu, dia pulang ke rumahnya di daerah Kramat Jati, Jakarta Timur.

Maharany, perempuan muda yang ditangkap saat bersama dengan Ahmad Fathonah dilepas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, Maharany tidak terkait dengan perkara suap impor daging sapi.

"Dari hasil pemeriksaan, M (Maharani) tidak terkait dengan perkara suap impor daging. Makanya akan kita pulangkan," kata Johan kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (30/1) dini hari.

Maharany keluar dari Gedung KPK setelah selesai menjalani pemeriksaan pada pukul 02.13 WIB Rabu lalu. Saat keluar dia dikawal oleh dua petugas keamanan KPK. Sebuah taksi sudah siaga di depan pelataran KPK.

Maharany yang mengenakan kaus lengan panjang hitam dan rok jeans mini, serta bersepatu hak tinggi itu dan membawa sebuah tas, berjalan sambil tertunduk malu. Tubuhnya tinggi semampai, kulitnya putih, dan wajah cantik. Saat berjalan memasuki taksi, Maharany tidak menjawab pertanyaan para jurnalis.

Keberadaan Maharany saat operasi penangkapan dilakukan penyidik KPK, masih menjadi tanda tanya. Saat itu, dia sedang menemani AF (Ahmad Fathanah), orang yang diduga orang dekat Luthfi Hasan Ishaaq di Hotel Le Meridien.

Johan Budi tak menjelaskan secara rinci apa yang diperbuat oleh Ahmad Fathanah dan Maharany sebelum ditangkap penyidik KPK. Hal itu jelas membangkitkan rasa penasaran apa yang diperbuat keduanya.

KPK bantah Maharani dan Ahmad Fathonah ditangkap saat bercumbu
Apa peran Maharani dalam pusaran suap impor daging sapi?
Kalau benar Maharany dipesan, ada sanksi berat dari kampus
Ini pengakuan Maharany soal malam bersama Ahmad Fathanah
Maharany bicara uang segepok Rp 10 juta dari Ahmad Fathanah

[war]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE