Kisah Bung Karno jadi model dadakan lukisan 'Memanah' Henk Ngantung

Minggu, 7 Agustus 2016 08:37 Reporter : Tsana Garini Sudradjat
Kisah Bung Karno jadi model dadakan lukisan 'Memanah' Henk Ngantung Lukisan Pertama Soekarno. ©2016 Merdeka.com/Tsana Garini Sudradjat

Merdeka.com - "Lukisan bagus. Ini sebuah simbol bangsa Indonesia yang terus, terus, dan terus bergerak maju. Paulatim longius itur!". Itulah kesan pertama Presiden Sukarno begitu melihat lukisan yang tengah dikerjakan Henk Ngantung.

Sukarno menyampaikan keinginannya membeli lukisan itu. Sayangnya lukisan bergambar orang memanah itu belum rampung. Diperlukan model untuk menyelesaikan lukisan itu. Tanpa ragu Sukarno menawarkan diri. "Aku, Sukarno akan jadi model," kata Sukarno.

Henk Ngantung tak dapat menolak. Dia menyelesaikan lukisannya dalam waktu kurang lebih 30 menit. Setelah selesai, Sukarno memasukkan lukisan itu langsung ke mobil dan membawa pulang ke rumahnya di Pengangsaan Timur 56, Jakarta.

Lukisan Berjudul 'Memanah' karya Henk Ngantung itu menjadi satu dari 28 koleksi lukisan di Istana Kepresidenan. Lukisan itu dibeli pada 1943 saat Sukarno melihat pameran yang diadakan Keimin Bunka Sidhoso, pusat kebudayaan Jepang.

"Tahun 1943, Bung Karno membeli lukisan Henk Ngantung. Di sanalah dia mulai berhasrat mengoleksi lukisan," ujar Bambang Asrini Widjanarko, kurator seni yang berbincang dengan merdeka.com di Galeri Nasional Indonesia, Jumat (5/8).

Keinginan Sukarno mengoleksi lukisan muncul sejak dia diasingkan ke Bengkulu pada 1937. Hal ini dinyatakan dalam timeline sejarah koleksi benda seni Istana Kepresidenan RI yang dapat dilihat ketika mengunjungi pameran di Galeri Nasional.

lukisan pertama soekarno

'Memanah' juga ternyata dipakai sebagai latar belakang dalam konferensi pers perdana pemerintah Indonesia yang diadakan sesaat setelah Bung Karno dan Bung Hatta membacakan teks proklamasi.

Berbeda dengan koleksi lukisan lain yang dilukis di atas kanvas, Henk Ngantung justru menggunakan triplek sebagai media untuk melukis.

"Karena merupakan lukisan yang bersejarah, kita memiliki inisiatif untuk melukisnya ulang. Dilukis oleh Haris Purnomo," ujar Adek Wahyuni Saptantinah, pengelola barang seni Istana kepresidenan.

Adek telah mengelola barang seni di Istana Kepresidenan selama 33 tahun. Lukisan 'Memanah' yang asli sudah tak lagi sempurna. Bagian kanan atas lukisan telah hilang, catnya pun mengelupas. Namun, karya asli pelukis yang juga adalah pionir Tugu Selamat Datang ini tetap dapat dilihat di Pameran 17/71: Goresan Juang Kemerdekaan.

lukisan pertama soekarno

Henk Ngantung memiliki kedekatan dengan Sukarno. Untuk menjadikan Jakarta sebagai kota budaya, Henk Ngantung ditunjuk langsung oleh Sukarno menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 1964.

Tapi pada 1965, Henk tiba-tiba dicopot dari jabatannya. Dia dituduh sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini