Kirim Tim Relawan, Ganjar Pesan 'Jangan Merepotkan dan Jangan Nyinyir di Medsos'

Sabtu, 4 Januari 2020 07:30 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Kirim Tim Relawan, Ganjar Pesan 'Jangan Merepotkan dan Jangan Nyinyir di Medsos' Ganjar Pranowo kirim tim relawan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengirimkan tim relawan, dan bantuan logistik untuk membantu penanganan banjir di DKI Jakarta, Jabar, dan, Banten. Dia berpesan, relawan yang diperbantukan jangan sampai merepotkan.

"Ada 50 personel relawan, nantinya tim yang dikirim siap membantu masyarakat yang terdampak banjir. Jadi, kalau kita datang membantu kita harus siap menghidupi diri sendiri. Jangan membikin repot, tugas kita menolong, jangan sampai malah ditolong," kata Ganjar Pranowo usai melepas keberangkatan bantuan logistik di Pemprov Jateng, Jumat (3/1) malam.

Dia mengungkapkan tim relawan yang diberangkatkan ke Jakarta nantinya untuk bisa menjaga etika. Jangan sampai menyebar kabar kebencian, terlebih di media sosial.

"Jangan ada yang nyinyir. Tolong kalau nulis di medsos diniati dengan baik," ujarnya.

Sedangkan, Pemprov Jateng sendiri juga mengirim bantuan logistik yang diperuntukkan bagi korban terdampak bencana banjir di tiga provinsi tersebut. Bantuan tersebut merupakan wujud persaudaraan dan rasa sayang rakyat Jateng pada korban banjir.

"Ada tiga truk mengangkut bantuan logistik, tidak banyak ada 33 item. Tapi setidaknya meringankan saudara kita yang tertimpa musibah. Bantuan yang kita kirim mulai dari popok, selimut, air minum kemasan, seragam sekolah, tenda, matras, mukena, sarung," ujarnya.

Bantuan tersebut baru tahap pertama. Logistik yang dikirimkan sudah disesuaikan dengan kebutuhan para korban. Data kebutuhan itu berdasarkan koordinasi BPBD Jateng dengan BPBD DKI Jakarta, Jabar, dan Banten.

"Ini bentuk rasa sayang, kepedulian dan kekompakan kita antar sesama anak bangsa dan kebiasaan kita antar provinsi dan BPBD jika terjadi bencana, saling tolong menolong," ujarnya.

Selain logistik, kata dia bantuan nantinya dengan mengerahkan kantor penghubung Jawa Tengah di Jakarta untuk standby, kalau misalnya diperlukan dapur umum, posko dan keperluan lainnya.

"Ini bagian awal selanjutnya tim yang diberangkatkan akan standby terus dan memantau apa yang masih bisa kita kirimkan. Semua demi sesama anak bangsa," ujarnya.

Selanjutnya, bantuan logistik tiga truk tersebut akan dikirim langsung ke kantor BPBD masing-masing. Jadi hubungannya antar pemerintah.

"Jadi begitu tiba dan akan terus dilaporkan, bantuan akan di-BKO-kan kemudian dikirimkan ke masyarakat," tutup Ganjar Pranowo. [ded]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini