KH Maimun Zubair Wafat, GP Ansor dan Banser Tahlilan 40 Hari Penuh

Selasa, 6 Agustus 2019 14:32 Reporter : Merdeka
KH Maimun Zubair Wafat, GP Ansor dan Banser Tahlilan 40 Hari Penuh Jokowi buka Muktamar VIII PPP. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor mengucapkan rasa berduka yang mendalam atas meninggalnya Mustasyar PB NU KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) saat menunaikan ibadah haji di Makkah, Arab Saudi, Selasa (6/8). Kiai kharismatik ini wafat di usia 91 tahun.

"GP Ansor kehilangan figur ulama yang memperjuangkan nilai-nilai Islam dan ke-Indonesiaan. Sosok pemersatu semua kalangan dan figur teladan bagi Ansor," ujar Ketua Umum PP GP Ansor Gus Yaqut, sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, Selasa (6/8).

PP GP Ansor juga mengajak untuk mendoakan Mbah Moen dan semoga Allah SWT memberikan yang terbaik bagi almarhum. "Kami mengimbau khususnya kader Ansor dan Banser di seluruh Indonesia untuk menggelar Salat Ghaib serta tahlilan 40 hari secara penuh," ujar Gus Yaqut.

Di mata Gus Yaqut, Mbah Maimoen adalah figur yang sangat spesial termasuk memberikan ijazah mars Syubbaanul Wathan kepadanya. "Saat kami sowan ke Pesantren Al Anwar Sarang Rembang, Kiai Maimoen mengijazahkan syair Syubbaanul Wathan yang beliau dengar tiap hari saat mondok di Pesantren Tambak Beras, Jombang," ujarnya.

Menurut Gus Yaqut, ijazah Mbah Moen yakni lagu ciptaan KH Wahab Hasbullah itu membuktikan pandangan beliau yang utuh tentang berbangsa Indonesia adalah martabat, mempertahankan NKRI adalah harga diri. "Semoga teladan yang telah diberikan Mbah Maimoen tentang agama dan bangsa bisa menjadi bekal kita menghadapi tantangan bangsa ini," ujarnya.

Dalam pandangan Gus Yaqut, Kiai Maimoen adalah seorang yang alim, faqih sekaligus muharrik atau penggerak.

"Kedalaman ilmu beliau tak perlu diragukan lagi, belajar dan banyak ulama baik di Indonesia maupun Arab Saudi menunjukkan beliau sosok yang selalu ingin mengisi ilmunya. Beliau juga penggerak bagi NU dan bangsa ini. Mari kita panjatkan Fatihah untuk beliau. Insya Allah husnul khotimah," pungkas Gus Yaqut. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini