KH Maimun Zubair Meninggal, PBNU Sebut Indonesia Kehilangan Tokoh Pengayom Umat

Selasa, 6 Agustus 2019 10:02 Reporter : Iqbal Fadil
KH Maimun Zubair Meninggal, PBNU Sebut Indonesia Kehilangan Tokoh Pengayom Umat Jokowi buka Muktamar VIII PPP. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Kabar meninggalnya KH Maimun Zubair membuat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berduka. Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faishal Zaini mengatakan, Indonesia kehilangan tokoh panutan, pemimpin & pengayom umat.

"Telah berpulang ke Rahmatullah, Mustasyar PBNU KH Maimun Zubair, hari ini, Selasa, 6 Agustus 2019, pkl 04.17 di Kota Suci Makkah al Mukarromah. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Berduka yang sangat mendalam. Indonesia kehilangan tokoh panutan, pemimpin dan pengayom umat," kata Helmy melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (6/8).

Helmy menambahkan, bangsa Indonesia kehilangan tokoh yang penuh sikap kebersahajaan. "Semoga teladan almaghfurlah diteruskan para kader-kader bangsa. Semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafannya dan menempatkannya di surga yang terbaik," ujarnya.

Kepada umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama, Helmy mengajak bersama-sama melaksanakan shalat gaib dan membacakan surat Al-Fatihah untuk KH Maimun Zubair. "Semoga senantiasa ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT."

Helmy menjelaskan, KH Maimun Zubair merupakan sosok yang gigih untuk memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan ke-Indonesia-an. Salah satu upaya penting yang dilakukan oleh KH. Maimun Zubair adalah menegaskan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan sebuah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT atas perjuangan yang penuh dengan kesungguhan dan menghapuskan penjajahan.

"Semoga jejak keteladanan yang diwariskan oleh KH Maimun Zubair bisa kita serap sebagai pelajaran untuk menghadapi tantangan zaman di masa yang akan datang," tutupnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini