Ketum PP Muhammadiyah Dicurhati Perawat Covid-19, Ada Pasien Kabur dan Tolak Dirawat

Senin, 25 Mei 2020 10:05 Reporter : Merdeka
Ketum PP Muhammadiyah Dicurhati Perawat Covid-19, Ada Pasien Kabur dan Tolak Dirawat Tim medis di RS Persahabatan. ©REUTERS/Willy Kurniawan

Merdeka.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyempatkan diri menyapa para tenaga medis di beberapa Rumah Sakit Muhammadiyah yang merawat pasien terjangkit virus corona Covid-19.

Haedar menyapa mereka melalui virtual pada momen Hari Raya Idul Fitri, Minggu, 24 Mei 2020 kemarin. Kepada mereka, Haedar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena telah berjuang merawat para pasien Covid-19.

"Saya selalu menyebut dengan penuh pertaruhan jiwa sehingga PP Muhammadiyah selain mengapresiasi, bahkan selalu menggunakan kata ini sebagai jihad fi sabilillah," ujar Haedar dalam keterangannya, Senin (25/5).

Di antara para tenaga kesehatan yang disapa berasal dari RSI Jakarta Cempaka Putih (Dokter Dimas dan Perawat Ulyarni), RS Muhammadiyah Siti Khotijah Sidoarjo (Dokter Nining dan Perawat Lina Melati), RS Muhammadiyah Palangkaraya (dokter Agus Candra dan Perawat Rini), dan Direktur RS Muhammadiyah Palembang, Dokter Widodo Pangestu.

Sementara pasien sembuh Covid-19 adalah sepasang suami istri (Suyono dan istri) yang sebelumnya dirawat di RS Siti Khotijah Kediri dan seorang pasien sembuh bernama Savina yang pernah dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

Untuk keluarga pasien yang disapa adalah Siti Nur Febrianti, salah seorang kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dari Tanah Abang Jakarta, sedangkan warga Muhammadiyah yang berada di luar negeri yaitu satu orang di Taiwan, yaitu Yuniar Wardani.

Baca Selanjutnya: Dokter Dimas dari RSI Jakarta...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini