Ketum GP Ansor: Kalau mau membubarkan Banser harus ikuti prosedur hukum

Kamis, 1 November 2018 06:45 Reporter : Merdeka
Ketum GP Ansor: Kalau mau membubarkan Banser harus ikuti prosedur hukum Gus Yaqut. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan, tidak mudah untuk membubarkan Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser). Pernyataan ini ditujukan bagi mereka yang ingin membubarkan Banser usai insiden pembakaran bendera di Garut.

"Membubarkan organisasi itu tidak mudah. Harus melalui proses perundang-undangan," ucap pria yang akrab disapa Gus Yaqut di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (31/10).

Dia menambahkan, ada mekanisme yang harus dijalani jika ada pihak-pihak yang menginginkan Banser bubar. Bahkan, Gus Yaqut mempersilakan siapapun melakukan gugatan terkait keberadaan Banser di Indonesia.

"Kalau memang ada yang mau membubarkan Banser, ya tembus saja itu proses perundang-undangan. Bagaimana prosesnya? Ikuti saja, silakan. Ini negara hukum. Semua berhak mengikuti proses dan prosedur hukum yang berlaku di negeri ini, termasuk membubarkan Ormas," tegasnya.

Gus Yaqut mencontohkan, bagaimana HTI dibubarkan. Pembubaran HTI tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia.

"Sebagaimana dulu kita meminta pemerintah membubarkan HTI. HTI dibubarkan juga melalui mekanisme perundang-undangan kan, tidak asal ngomong aja. Kalau mau bubarkan banser silakan aja," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini