Ketua MUI tegaskan temuan cacing di sarden kalengan berbahaya

Senin, 2 April 2018 14:43 Reporter : Supriatin
Ketua MUI tegaskan temuan cacing di sarden kalengan berbahaya Sarden mengandung parasit cacing. ©2018 Merdeka.com/Yanti

Merdeka.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan sebanyak 27 merek ikan makarel atau sarden kalengan positif mengandung parasit cacing atau cacing jenis Anisakis Sp. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin mengatakan penemuan tersebut akan dibahas secara serius karena dianggap berbahaya bagi konsumen.

"Tentu kita akan bahas. Itu bahaya sekali," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/4).

Mantan Ketua Komisi VI DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengakui pihaknya memang telah mengeluarkan sertifikat halal untuk sarden kalengan. Namun, sertifikat itu dikeluarkan untuk menindak lanjuti rekomendasi dari BPOM.

Ma'ruf menambahkan, sebelum sertifikat halal diterbitkan pihaknya sudah melakukan thayyib. Thayyib adalah sesuatu yang dirasakan enak oleh indera atau jiwa serta tidak menyakitkan dan menjijikkan.

"Jadi kalau ada hal-hal yang seperti itu, penemuan itu, sebetulnya pintunya ada di BPOM, bukan di halal," tegasnya.

Mantan Anggota MPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menekankan, MUI tidak sembarang mengeluarkan sertifikat halal. Sejumlah tahap harus dilewati terutama menyangkut zat yang terkandung di dalam makanan.

"Kalau halal itu artinya sudah lewat dulu BPOM, sudah aman, sudah sehat, tidak membahayakan, baru kita lihat halal atau tidak. Terutama zatnya. Zatnya bagus, bukan barang yang haram," jelasnya.

"Kedua prosesnya, campur dengan yang tidak halal atau tidak. Kalau semuanya lolos, baru kita buat sertifikat halal. Artinya dari speknya saja sudah bisa dilihat. Barangnya ikan, itu kan ikan halal," imbuh dia.

Disinggung apakah akan ada pencabutan label halal dari sarden kalengan, Ma'ruf menyerahkan kepada BPOM.

"Kalau dari segi halalnya kan tidak ada masalah. Tapi dari segi amannya yang tidak aman karena mengandung cacing. Nah yang harus mencabut ya BPOM, kalau BPOM-nya dicabut halalnya, dicabut lah," kata dia. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini