KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Ketua MA minta hakim hati-hati jatuhkan vonis

Kamis, 18 Oktober 2012 22:30 Reporter : Baiquni
M Hatta Ali. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali meminta hakim berhati-hati dalam menjatuhkan vonis. Sebab, independensi hakim benar-benar dipertaruhkan dalam vonis yang dijatuhkan.

"Kalau salah, jangan takut untuk menghukum yang berat. Kalau benar, jangan takut untuk membebaskan. Itulah independensi hakim," ujar Hatta kepada wartawan di Jakarta, Kamis (18/10).

Hatta membantah jika terdapat indikasi jual beli vonis pada lembaga peradilan di bawah naungan MA. "Saya kira tidak sejauh itu. Bagaimanapun, hakim itu pasti berpikir panjang untuk berbuat itu (jual beli vonis)," terang Hatta.

Hal ini disampaikan Hatta lantaran terdapat beberapa kasus yang saat ini mendera lembaga peradilan. Kasus itu seperti Hakim Agung yang menganulir hukuman mati bagi terpidana narkoba serta hakim yang tertangkap tangan mengkonsumsi narkoba.

Selain itu, Hatta juga meminta masyarakat tidak mengaitkan kasus tertangkapnya Hakim Puji Wijayanto oleh BNN dengan putusan PK oleh Hakim Agung Imron Anwari yang membatalkan vonis mati.

"Jangan juga kaitkan kasus hakim Puji pada Putusan Peninjauan Kembali itu," kata Hatta.

Terkait vonis pembatalan hukuman mati, Hatta berpandangan, telah terjadi perdebatan di publik tentang relevansi hukuman mati. "Ini sebagai bukti terjadi pro dan kontra, walaupun saya sendiri sudah menjatuhkan hukuman mati," ungkap dia. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Mahkamah Agung

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.