Ketua KPK Soal Kasus Korupsi Bansos: Pelaku Berusaha Sembunyikan Uang Hasil Kejahatan

Minggu, 6 Desember 2020 02:55 Reporter : Bachtiarudin Alam
Ketua KPK Soal Kasus Korupsi Bansos: Pelaku Berusaha Sembunyikan Uang Hasil Kejahatan KPK rilis OTT Korupsi Dana Bansos Covid-19. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menuturkan, penyidik KPK berhasil membongkar kasus dugaan korupsi dana bansos penanganan Covid-19. Lembaga antirasuah telah berhasil melakukan penyitaan sejumlah harta dari para pelaku yang diketahui berupaya disembunyikan.

"Para pelaku tentu akan berupaya untuk menyembunyikan hasil kejahatannya apakah itu dari rumah pribadi digeser jadi apartemen. Tetapi Alhamdulillah bisa dilakukan penyitaan oleh rekan-rekan KPK,"kata Firli saat konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Minggu (6/12).

Firli mengaku sejak lama telah mendeteksi titik rawan korupsi dalam pelaksanaan program penanganan Pandemi Covid-19. Salah satunya pada program bantuan sosial (Bansos).

Terbukti dengan terseretnya sejumlah penjabat Kementerian Sosial (Kemensos). Bahkan salah satunya Menteri Sosial Juliari Peter Batubara (JPB) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi program bantuan sosial (Bansos) penanganan Covid-19.

"KPK sejak awal sudah menyampaikan daerah-daerah titik rawan yang akan terjadinya korupsi. Salah satunya perlindungan sosial dalam hal ini bantuan sosial maka KPK sudah mendeteksinya dari awal," ucapnya.

Pengungkapan tindak pidana korupsi kali ini terkait pengadaan barang dan jasa. Para pejabat negara diduga telah menerima hadiah dari pekerjaan program Bansos.

"Malam hari ini yang kita lakukan tangkap tangan ini adalah tindak pidana penerimaan sesuatu terhadap penjabat negara," jelasnya.

Baca Selanjutnya: KPK Tetapkan Mensos Jadi Tersangka...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini