Ketua KPK sebut Jokowi setuju pengesahan revisi KUHP diundur

Rabu, 4 Juli 2018 17:41 Reporter : Merdeka
Ketua KPK sebut Jokowi setuju pengesahan revisi KUHP diundur Ketua KPK Agus Rahardjo. ©2017 Merdeka.com/Rendi Perdana

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah sepakat bahwa pengesahan hasil revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) diundur. Revisi KUHP masih harus disusun kembali untuk mengakomodasi masukan dari Lembaga Antikorupsi.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

"Prinsipnya diundur (pengesahan RKUHP), tidak ditentukan tanggalnya. Kemudian disusun lagi menerima masukan-masukan dari kami," kata Agus, Rabu (4/7).

Agus mengatakan Jokowi juga sudah meminta kepada jajaran menterinya untuk menampung masukan-masukan KPK ke dalam RKUHP. Sehingga tak ada lagi protes dari KPK.

"Nanti disusun mendapat masukan dari kami. Kemudian sedapat mungkin masukan ditampung, kemudian tidak ada lagi keberatan dari KPK," ucap Agus.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly memastikan bahwa pemerintah sudah mengakomodir masukan dari KPK dalam menyusun RKUHP. Namun, masih ada perbedaan persepsi terkait kodifikasi hukum.

"Nanti Presiden juga akan mendengarkan masukan dari mana-mana lagi. Mungkin dari tim lagi," terang Yasonna.

Reporter: Hanz Salim
Sumber: Liputan6.com [dan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini