Ketua KPK: Pelaku Korupsi Takut Kalau Dimiskinkan

Jumat, 9 Desember 2022 14:11 Reporter : Fikri Faqih
Ketua KPK: Pelaku Korupsi Takut Kalau Dimiskinkan Ketua KPK Firli Bahuri Raker dengan DPR. ©2022 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengatakan, berdasarkan kajian pelaku korupsi tidak takut dengan ancaman hukuman penjara. Namun mereka takut jika dimiskinkan.

"Kajian menunjukkan para pelaku korupsi tidak takut dengan ancaman hukuman badan, tidak takut dengan hukuman penjara, tetapi takut kalau dimiskinkan," katanya saat menyampaikan sambutan pada acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2022 di Jakarta, Jumat (9/12).

Oleh karena itu, KPK melakukan strategi penindakan yang tidak hanya penghukuman badan, tetapi juga memberikan efek jera.

"Tetapi jauh dari itu, bagaimana kita menimbulkan efek jera sehingga orang tidak mau melakukan korupsi, karena pendekatan yang KPK lakukan di samping penghukuman badan juga diterapkan hukuman denda dan uang pengganti, termasuk juga penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU)," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Firli menambahkan, pemberantasan korupsi bukan persoalan sederhana. Sehingga perlu setidaknya tiga strategi agar upaya itu dapat berjalan efektif.

"Kami masih harus bekerja keras di dalam upaya pemberantasan korupsi, baik melalui strategi pendidikan masyarakat, pencegahan, maupun penindakan," tambahnya seperti dilansir dari Antara.

Dia menyadari KPK tidak mampu melaksanakan upaya pemberantasan korupsi sendirian. Oleh karena itu, KPK juga mengenalkan konsep orkestrasi pemberantasan korupsi.

"Di mana kami melibatkan dan meminta semua kamar-kamar kekuasaan ikut aktif berperan dalam upaya pemberantasan korupsi, kamar legislatif, kamar yudikatif, kamar eksekutif, termasuk juga kamar kekuasaan parpol tidak boleh melakukan korupsi; dan karenanya, mari bersama KPK menjauhi praktik-praktik korupsi dengan terus meningkatkan nilai integritas, mengembangkan budaya antikorupsi, dan kita wujudkan peradaban antikorupsi," tutupnya.

Baca juga:
Firli: Banyak Negara Gagal Wujudkan Tujuannya Karena Korupsi
Ketua MA: Berantas Korupsi Tak Bisa Sendiri, Harus Ada Kerja Sama Penegak Hukum
Ma'ruf Amin: Korupsi Musuh Utama Seluruh Bangsa, Sama Seperti Covid-19
Gelapkan Dana Rp1 Miliar, Begini Nasib Karyawati Bank BUMN di Garut
Eks Dirut Synerga Tata Internasional jadi Tersangka Korupsi Surveyor Indonesia
Gelapkan Dana Nasabah, Karyawan Bank BUMN di Garut Dipecat dan Ditahan
Korupsi Retribusi Hampir Rp1 Miliar, Ketua Koperasi di Kabupaten Bekasi Ditahan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini