Ketua Kaukus: Pemekaran solusi tepat untuk Papua

Selasa, 26 Februari 2013 14:13 Reporter : Muhammad Sholeh
Ketua Kaukus: Pemekaran solusi tepat untuk Papua baliem festival papua. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun, tingkat kesejahteraan dan keamanan warga di sana jauh dari harapan.

Anggota Komisi I DPR sekaligus Ketua Kaukus Papua, Paskalis Kossay menilai, pemekaran daerah merupakan alternatif dan sebuah solusi yang tepat bagi Papua. Namun, pemekaran itu harus bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat kemajuan pembangunan di bumi Cenderawasih itu.

"Setiap usulan pemekaran daerah bagi masyarakat Papua selalu ditanggapi dengan antusiasme yang luar biasa," kata Paskalis Kossay dalam Diskusi Publik 'Pemekaran Wilayah Papua' (Masalah dan Solusinya) di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Selasa (26/2).

Menurutnya, dengan dilakukan pemekaran, para tokoh Papua yang belum memiliki jabatan strategis akan dapat fokus membangun daerah sesuai dengan permasalahan yang ada.

"Saya merasa pemekaran merupakan solusi untuk menyelesaikan permasalahan secara mendasar, tetapi harus dilakukan secara efektif dan profesional," jelasnya.

"Lebih bijaksana kalau setiap aspirasi pemekaran daerah dapat ditanggapi secara serius dan segera diwujudkan. Dengan demikian berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Papua saat ini segera teratasi dan terselesaikan dengan baik seiring dengan kehadiran daerah otonom baru itu," tandasnya.

Papua merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam, salah satunya adalah kekayaan logam mulia. Dari Papua, Freeport telah mengeruk emas selama puluhan tahun lamanya.

Namun, kekayaan alam yang dimiliki itu seakan tak membawa kemakmuran bagi warga Papua. Tak hanya itu, aksi penembakan kerap terjadi di Papua. Baru-baru ini delapan prajurit TNI dan empat warga sipil tewas ditembak orang tak dikenal di Papua. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. Penembakan Papua
  2. Papua
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini