Ketua DPR yakin KPK terima rekomendasi yang dibuat Pansus Angket

Kamis, 25 Januari 2018 15:37 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Ketua DPR yakin KPK terima rekomendasi yang dibuat Pansus Angket Rapat Dengar Pendapat KPK dan Komisi III DPR. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyusun rekomendasi untuk mengakhiri masa kerja. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) meyakini KPK akan memakai rekomendasi yang disusun oleh Pansus Hak Angket KPK.

"Terima atau tidak ya itu kita tetap kirimkan draftnya. Saya yakin pimpinan KPK adalah negarawan yang akan menghargai kerja-kerja DPR," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/1).

Bamsoet menjamin isi rekomendasi akhir yang dibuat Pansus tidak akan melemahkan tugas-tugas KPK. Isi rekomendasi Pansus, kata dia, justru membantu pimpinan KPK dalam rangka perbaikan di internal lembaga antirasuah itu.

"Saya pastikan tak ada upaya pelemahan dalam isi rekomendasi maupun kesimpulan," klaimnya.

Namun, Bamsoet menyebut Pansus tidak akan memaksakan KPK untuk menerima atau menjalankan rekomendasi akhir. Sebab, rekomendasi itu tidak bersifat tidak mengikat.

"Ya enggak apa-apa. Karena rekomendasi sifatnya enggak mengikat. Silakan dijalankan, tidak ya enggak apa-apa. Yang penting kerja pansus selesai," ujar Bamsoet.

Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar ini menambahkan, dirinya terus mendorong Pansus Angket KPK segera menyelesaikan rekomendasi sebelum penutupan masa sidang pada 14 Februari 2018. Sebab, Bamsoet mengakui keberadaan Pansus Hak Angket memperburuk hubungan DPR dengan KPK.

Selain itu, Pimpinan DPR menggelar rapat bersama Pansus Angket KPK untuk menanyakan perkembangan penyusunan rekomendasi akhir.

"Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah menyelesaikan kerja Pansus Hak Angket KPK dalam waktu dekat ini sebelum masa sidang berakhir tanggal 14 Februari 2018," tukasnya. [rzk]

Topik berita Terkait:
  1. Pansus Angket KPK
  2. DPR
  3. KPK
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini