Ketua DPR Ungkap Alasan Seleksi Calon Hakim MK Dipercepat

Rabu, 6 Februari 2019 14:26 Reporter : Sania Mashabi
Ketua DPR Ungkap Alasan Seleksi Calon Hakim MK Dipercepat Diskusi Refleksi Tahunan MPR, DPR DPD. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo angkat bicara terkait anggapan Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Mahkamah Konstitusi (MK) yang menilai seleksi calon Hakim Mahkamah Konstitusi yang dianggap terlalu cepat. Menurut dia kondisi DPR saat ini menjadi serba salah.

"Ya kadang-kadang repot juga kita mau cepat dibilang singkat, diperpanjang lambat. Jadi saya serahkan pada kewenangan Komisi III yang terpenting adalah hasil," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/2).

Dia menyadari bahwa posisi hakim MK ini memang sangat penting karena hakim tersebut akan menangani sengketa Pilpres 2019. Mengingat sangat pentingnya posisi itu, pemilihan calon hakim MK dipercepat.

"Justru karena penting kita percepat," ungkapnya.

Politikus Partai Golkar ini tidak bisa memastikan apakah proses seleksi ini bisa berlangsung tanpa unsur politis. Bamsoet menilai tidak ada yang bisa memastikan hal tersebut selain Tuhan.

Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan Mahkamah Konstitusi (MK) yang terdiri dari ICW, ICJR, YLBHI, Kode Inisiatif, dan ILR menyoroti proses seleksi hakim MK oleh DPR. Proses seleksi dan pendaftaran calon hakim dianggap terlalu singkat.

"Baru kali ini jangka waktu seleksi dilakukan dengan sangat pendek lima hari kerja," kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Arief Maulana di Kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (5/2).

Menurut Arief, jangka waktu yang pendek itu membuat DPR sulit mendapatkan calon yang berkualitas. Sebab, kata dia, banyak orang yang memiliki kompetensi tidak bisa menyiapkan data yang dibutuhkan dengan maksimal. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Seleksi Calon Hakim MK
  2. DPR
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini