Ketua DPR Soal UN Dihapus: Jangan Terburu-buru, Tingkatkan Dulu Kualitas Guru

Kamis, 12 Desember 2019 15:02 Reporter : Ahda Bayhaqi
Ketua DPR Soal UN Dihapus: Jangan Terburu-buru, Tingkatkan Dulu Kualitas Guru Puan Maharani. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ketua DPR Puan Maharani meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menjelaskan penghapusan ujian nasional (UN). Dia juga mendorong Nadiem menjelaskan bagaimana pengganti kriteria kelulusan siswa sampai syarat masuk perguruan tinggi.

"Mendikbud menjelaskan ke publik yang pasti, kan yang harus kita tanyakan ke Mendikbud apa kriterianya kelulusan anak itu di SMA, SMP ataupun di SD. Kalau enggak ada UN kalau mau masuk perguruan tinggi itu kita akan menggunakan apa?" ujar Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12).

Puan meminta Nadiem tak buru-buru memutuskan UN dihapus. Dia meminta Nadiem mengkaji lebih jauh wacana tersebut sebelum 2021.

Dia meminta, kebijakan Nadiem tidak merugikan siswa dan orang tuanya. Puan juga meminta mantan bos Gojek itu untuk meningkatkan kualitas guru.

"Jangan terburu-buru kita lihat, jangan merugikan anak murid, siswa orang tua, yang pasti kualitas gurunya harus ditingkatkan," ujar Puan.

1 dari 1 halaman

UN Dihapus 2021

Sebelumnya, Nadiem menegaskan bahwa Ujian Nasional atau UN 2020 merupakan yang terakhir. Pada 2021, UN akan digantikan dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter.

"Penyelenggaraan UN tahun 2021, akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter," jelas Nadiem di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Menurut Nadiem, Ujian Nasional dianggap kurang ideal untuk mengukur prestasi belajar. Materi UN juga terlalu padat, sehingga cenderung berfokus pada hafalan, bukan kompetensi. [ray]

Baca juga:
Guru Harus Menguasai Sistem Penilaian Model Baru Pengganti UN
Sejarah Perubahan Nama Ujian Nasional dari era Soekarno Hingga Dihapus Menteri Nadiem
Raker dengan Mendikbud, Komisi X Minta Penjelasan Penghapusan UN dan Zonasi
Menko PMK Sebut Ujian Nasional Tak Dihapus, Hanya Dimodifikasi
DPR Minta Model Baru Pengganti UN Harus Buat Siswa Siap Masuk Dunia Kerja

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini