Ketua DPR Minta Komisi III Panggil Kemenkumham Soal Kasus Pelesiran Setnov

Senin, 17 Juni 2019 13:18 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Ketua DPR Minta Komisi III Panggil Kemenkumham Soal Kasus Pelesiran Setnov Rapat Paripurna. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Komisi III segera melakukan pembahasan dengan Kementerian Hukum dan HAM terkait kasus tepergoknya terpidana kasus korup proyek E-KTP Setya Novanto saat pelesiran di sebuah Toko Bangunan di Bandung, Jawa Barat.

"Saya minta dan mendorong Komisi III untuk melakukan pembahasan dengan Kementerian hukum dan HAM untuk mencari solusi agar tidak terulang kembali," ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/6).

Bamsoet menekankan, terkait aturan lapas selalu menjadi fokus pembahasan di Komisi III DPR RI dan aturannya sudah sangat ketat. Dia ingin aturan itu diterapkan secara adil.

"Sekarang tinggal bagaimana aturan itu diterapkan secara adil, karena jangan melihat narapidana itu sebagai apa seseorang yang dihabisi mereka yang di sana orang-orang yang sedang dibina oleh negara untuk kembali ke jalan yang benar," tuturnya.

Terkait kasus ini dan masalah pelesiran tahanan lainnya, Politikus Partai Golkar tersebut menilai terlalu jauh jika Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mesti dicopot karena masalah Lapas kerap berulang.

"Terlalu jauh, copot mencopot itu kewenangan presiden," tandasnya.

Sebelumnya, terpidana kasus korupsi e-KTP Setya Novanto kembali buat heboh pada Jumat kemarin, (14/6). Beredar foto yang memperlihatkan eks ketua DPR itu tengah berada di suatu toko bangunan di daerah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Setnov tak sendiri, namun bersama sang istri Deisti Astriani Tagor serta pengawalnya.

Dalam foto yang beredar, Setnov tampak mengenakan kemeja lengan pendek, kepalanya memakai topi hitam, dan wajahnya ditutup masker. Di foto tersebut, Setnov tampak berbincang dengan seorang wanita berjilbab yang membawa tas berwarna merah. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini