Ketua DPR Imbau Kedua Kubu Pemilu 2019 Jaga Suasana Politik di Bulan Ramadan

Senin, 6 Mei 2019 10:03 Reporter : Sania Mashabi
Ketua DPR Imbau Kedua Kubu Pemilu 2019 Jaga Suasana Politik di Bulan Ramadan Bambang Soesatyo. ©2018 Merdeka.com/Raynaldo

Merdeka.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo meminta kedua kubu di Pemilu 2019 menjaga suasana politik di bulan suci Ramadan ini. Hal itu dilakukan agar masyarakat bisa lebih khusyuk dalam menjalani ibadah puasa.

"Pada periode bulan suci ini, semua kekuatan politik patut peduli dan menghormati masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Agar masyarakat fokus dan khusyuk, ruang publik hendaknya bersih dari segala sesuatu yang berpotensi mengganggu atau merusak kesakralan bulan suci Ramadan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/5).

Menurutnya, selama ini masyarakat sering kali terbawa emosi karena narasi negatif dari kedua kubu capres-cawapres pasca pencoblosan 17 April lalu. Karena itu, dia meminta kedua kubu menjaga sikap dan menghindari ucapan-ucapan yang provokatif.

"Namun, tak sedikit juga yang terpancing emosinya. Perilaku emosional yang dipertontonkan kendati hanya dengan pernyataan yang provokatif tak pelak membuat beberapa kalangan cemas atau khawatir," ungkapnya.

"Di kalangan akar rumput pun sempat tergoda menyoal isu people power yang diwacanakan oleh kalangan tertentu. Perbincangan tentang hal-hal seperti ini bermunculan karena perang pernyataan atau saling tuduh tentang kecurangan Pemilu tak pernah reda," sambung politisi Golkar itu.

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengatakan, pemulihan hubungan baik antar kedua kubu juga bisa dimulai dengan kesadaran bersama untuk berhenti menyemburkan ujaran kebencian, berhenti saling tuduh, berhenti saling ancam, dan tidak lagi membuat pernyataan provokatif. Ramadan pun bisa dijadikan momentum pemulihan hubungan baik antarkomunitas yang selama ini berseberangan karena beda sentimen politik.

"Karena itu, bulan Suci Ramadan patut untuk dijadikan momentum bagi semua kekuatan politik untuk menahan diri, dan membantu masyarakat di berbagai daerah mewujudkan pemulihan hubungan baik antarkomunitas," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini