Ketika Warga Tergerak Hati Menolong Anak Tukang Parkir di NTT

Rabu, 11 November 2020 15:06 Reporter : Ananias Petrus
Ketika Warga Tergerak Hati Menolong Anak Tukang Parkir di NTT Anwil Teuf anak seorang juru parkir di Kota Kupang. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Anwil Teuf, anak seorang juru parkir di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, harus berjuang dengan penyakit yang sudah dideritanya. Perempuan berusia 29 tahun ini berjuang tanpa perawatan medis.

Anwil pernah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah, W. Z Yohannes Kupang. Namun sang ayah yakni Hanok Teuf (78) yang kesehariannya menjadi juru parkir di Pengadilan Negeri Kupang itu, terpaksa membawa kembali Anwil ke rumahnya di Humbala, Kelurahan Manutapen, kecamatan Alak, Kota Kupang. Sebab, tak mampu membayar biaya pengobatan.

"Bapak tidak ada biaya, baru ini anak tidak ada kartu BPJS jadi saya terpaksa bawa pulang Dia (Anwil)", ujar Hanok sambil meneteskan air mata, Rabu (11/11).

Kakek malang ini hanya pasrah pada kehendak Tuhan. Sembari berharap ada keajaiban dan pertolongan.

Mengetahui kondisi Anwil, Jawit Selly seorang wartawan bersama Semar Dju pengacara muda di Kota Kupang yang mengenal orang tua Anwil karena sering bertemu di Pengadilan Negeri, mendatangi Rumah Hanok Teuf.

Mereka kemudian membujuk Hanok agar membawa Anwil kembali ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Semar berkoordinasi dengan Wali Kota Kupang, Jefry Riwu Kore terkait kondisi Anwil.

"Bisa tolong bawa ke Rumah Sakit Kota? Bilang rekomendasi dari saya. Saya masih di luar daerah Ama, Bilang dari pak Jefry... Tangani saja dahulu... Nanti biaya kita usahakan. Tunjukan WA dari saya", dengan pesan whatsApp dari Wali Kota Kupang merespons informasi terkait kondisi Anwil.

Para pengacara yang tergabung dalam Kongres Advokat Indonesia (KAI) Nusa Tenggara Timur (NTT) juga terpanggil meringankan beban derita Anwil. Menurut Semar Dju, penyerahan bantuan merupakan bentuk kepedulian terhadap keluarga Hanok Teuf yang saat ini bergelut dengan kekurangannya namun harus merawat anak perempuannya, Anwil Teuf.

"Kita lihat kondisi pasien Anwil Teuf butuh pertolongan medis secara serius, dan penyakit yang dialami adalah penyakit TBC dan nafas sesak, ini merupakan berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim dokter", kata Semar.

Pengacara muda itu berharap, bantuan alakadarnya yang disampaikan oleh paea pengacara KAI bisa sedikit membantu perawatan Anwil.

"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat", ujar Semar.

Bantuan diterima langsung oleh orang tua Anwil, Hanok Teuf. Saat ini Anwil dirawat inap di Rumah Sakit S.K Lerik Kota Kupang. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini