Ketika Safari Politik Anies Baswedan di Aceh Terganjal Izin

Jumat, 2 Desember 2022 05:02 Reporter : Ya'cob Billiocta
Ketika Safari Politik Anies Baswedan di Aceh Terganjal Izin Anies Baswedan. ©2022 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Safari politik Anies Baswedan, calon presiden yang diusung Partai Nasional Demokrat (NasDem) di Taman Ratu Safiatuddin, Kota Banda Aceh dipastikan gagal. Kegiatan berbalut jalan santai dan silaturahmi itu tidak mendapat restu, setelah izin dicabut oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh, melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Seni dan Budaya.

Pencabutan izin ini berdasarkan surat yang diteken Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya, Azhadi Akbar, pada Senin (28/11) lalu.

Dalam surat itu tertulis pada 25 November, UPTD Taman Seni dan Budaya telah mengeluarkan izin pemakaian Taman Ratu Safiatuddin untuk jalan santai dan silaturahmi bersama Anies Baswedan, yang rencananya akan dihelat pada Sabtu 3 Desember mendatang.

"Izin penggunaan area Taman Ratu Safiatuddin dicabut, karena kegiatan saudara tidak sesuai dengan ketentuan Surat Perizinan yang kami keluarkan pada poin 2 ayat (a) dan (b)," bunyi poin surat.

Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal, membenarkan pihaknya telah mencabut izin acara Anies Baswedan yang diinisiasi Partai NasDem itu di taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh. Dia mengatakan pencabutan izin ini karena area taman sedang dalam tahap renovasi.

"Pencabutan izin ini dikarenakan lokasi yang ditujukan sedang tahap rehabilitasi dan perawatan. Oleh sebab itu, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan," kata Almuniza.

2 dari 5 halaman

Almuniza membantah, pencabutan izin penggunaan lokasi tersebut karena untuk kegiatan politik, seperti yang beredar masyarakat saat ini. Pasalnya, sebelum pihak panitia mengajukan izin pada 21 November lalu, juga ada pihak yang ingin menggunakan area Taman PKA itu untuk kegiatan rally wisata.

"Pada 7 November 2022, ada pihak panitia rally wisata mengajukan izin penggunaan lokasi Taman PKA untuk tanggal 2-3 Desember 2022 kepada saya. Namun, mereka juga mengalami hal yang sama. Surat pembatalan izin juga kami keluarkan di tanggal yang sama (28 November)," ujarnya.

Anies direncanakan tiba di Aceh pada Jumat 2 Desember. Dia dijadwalkan akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Selanjutnya bertemu dengan Wali Nanggroe Aceh.

Keesokan harinya, Sabtu 3 Desember, panitia dari Partai NasDem Aceh menggelar jalan santai bareng Anies dan dilanjutkan dengan orasi calon presiden yang diusung partai besutan Surya Paloh itu.

3 dari 5 halaman

Surat Rekomendasi Kegiatan Anies Dicabut Polisi

Usai terganjal izin penggunaan tempat Taman Ratu Safiatuddin, kegiatan safari politik Anies di Aceh juga tersandung pencabutan surat rekomendasi izin kegiatan oleh Polresta Banda Aceh.

Polisi berdalih, surat rekomendasi itu dicabut lantaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh telah mencabut izin penggunaan Taman Ratu Safiatuddin.

"Rekom kita tarik karena tempat yang awalnya akan digunakan tidak diberikan izin oleh dinas terkait," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy.

Winardy mengatakan, polisi telah berkoordinasi dengan penyelenggara kegiatan Anies di Aceh, yaitu DPW NasDem Aceh, terkait perubahan lokasi. Polisi meminta penyelenggara mengubah lokasi dan mengajukan kembali surat rekomendasi tersebut.

Nantinya, surat rekomendasi yang ditujukan ke Polresta Banda Aceh itu, diteruskan ke Polda Aceh yang mengeluarkan izin kegiatan.

Menurut Kasat Intel Polresta Banda Aceh Kompol Suryo, panitia penyelenggara telah mengajukan surat baru terkait permohonan kegiatan yang sama, namun dengan lokasi berbeda. Lokasi silaturahmi Anies, dalam surat itu disebut akan digelar di lapangan sepak bola di Desa Pango, Banda Aceh.

"Saat ini masih diproses," ujarnya singkat.

4 dari 5 halaman

Respons DPW NasDem Aceh

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh buka suara terkait pencabutan izin penggunaan Taman Ratu Safiatuddin sebagai salah satu tempat acara safari politik Anies. Mereka menyatakan sedang mencari lokasi baru dan memastikan acara akan tetap berlangsung.

Ketua DPW NasDem Aceh Taufiqulhadi mengatakan, kunjungan Anies ke tanah Serambi Mekkah tetap dilanjutkan sesuai jadwal yang telah diatur. Mengenai izin tempat yang dicabut, pihaknya akan mencari okasi lain.

"Saat ini kami sedang berupaya mencari alternatif solusi terbaik agar Anies Baswedan tetap bisa ke Aceh dan bersilaturahmi dengan masyarakat," katanya, Kamis (1/12).

Taufiqulhadi mengatakan sebelumnya pihaknya telah mengantongi izin pemakaian Taman Ratu Safiatuddin. Namun, izin itu secara tiba-tiba dicabut sepihak.

"Kami minta doa dan dukungan dari masyarakat seluruh Aceh," harapnya.

5 dari 5 halaman

Penuhi Undangan Wali Nangroe

Taufiqulhadi memastikan agenda kunjungan Anies tetap dilaksanakan seperti jadwal semula. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tiba di Aceh besok, Jumat (2/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Anies langsung bertolak ke Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh untuk melaksanakan salat Jumat.

Selepas itu, tutur Taufiqulhadi, Anies bakal memenuhi undangan Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Alhaythar di Meuligoe Wali di Jalan Lampeuneurut, Darul Imarah, Aceh Besar. Di sana Anies juga bakal bersilaturahmi dengan sejumlah ulama.

Keesokan harinya, Anies akan melakukan jalan sehat bareng masyarakat dan dilanjutkan silaturahmi akbar. Namun, lokasi kegiatan itu belum diketahui. [cob]

Baca juga:
Safari Anies Terganjal Izin, PKS Ingatkan Hak Politik Warga Negara
Usai Terganjal Izin Tempat, Surat Rekomendasi Kegiatan Anies di Aceh Dicabut Polisi
Safari Politik Anies di Aceh Terganjal Izin, NasDem Minta Pemda Tak Hambat Demokrasi
Analisis Burhanuddin Muhtadi: Alasan Anies Kini Kalahkan Prabowo di Survei
Survei Terbaru Indikator: Ganjar Teratas, Anies Kini Tinggalkan Jauh Prabowo
CEK FAKTA: Beredar Video Perindo Dukung Anies Capres 2024, Ini Faktanya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini