Kesal Disindir 'Kere',Pelajar di Bali Nekat jadi Pencuri, Hasilnya Rp10 Juta

Kamis, 7 Januari 2021 20:31 Reporter : Moh. Kadafi
Kesal Disindir 'Kere',Pelajar di Bali Nekat jadi Pencuri, Hasilnya Rp10 Juta Pelajar di Bali curi uang di 10 TKP. ©2021 Merdeka.com/Kadafi

Merdeka.com - Pelajar IWS (16) ditangkap petugas Polres Bangli, Bali. ABG ini berurusan dengan polisi karena tercatat 10 kali melakukan pencurian di hunian warga di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

"Pelaku sekolah di salah satu SMA. Motifnya, karena gengsi sama teman-temanya dibilang nggak ada uang," kata Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Kamis (7/1).

Ulah pelaku terungkap setelah Jumat (25/12) lalu. Saat itu, korban Ni Wayan Armi yang tinggal di Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Bangli, sedang pergi ke kebun dan kembali ke rumahnya pukul 18.15 Wita. Sesampainya di rumah, korban mendapati tirai jendela sedikit terbuka dan lampu kamar menyala.

Saat masuk ke dalam rumah dan memeriksa ke kamar, uang miliknya senilai Rp5,2 juta raib. Uang itu dia simpan di dalam dompet kulit warna hitam yang ditaruh di atas tempat tidur.

"Atas peristiwa tersebut korban melapor ke Polsek Kintamani guna mendapatkan penanganan lebih lanjut," imbuhnya.

Pihak kepolisian melakukan olah TKP. Hasil penyelidikan diperoleh ciri-ciri pelaku dan keberadaannya langsung diburu.

Pelaku ditemukan di rumah rekannya yang berlokasi di Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Bangli, pada Rabu (6/1) sekira pukul 15.00 Wita.

"Kemudian, terhadap terduga pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolsek Kintamani guna proses lebih lanjut," jelasnya.

Hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Fakta lain terungkap, ternyata dia juga melakukan pencurian di sejumlah rumah. Di rumah Nyoman Arsana, dia mencuri Rp3,5 juta dan di rumah I Wayan Ciptayasa Rp1,9 juta

Uang hasil pencurian habis di beli minuman dan makan.

"Modus pelaku, masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela depan rumah saat rumah dalam keadaan kosong," ujarnya.

Sementara, untuk barang bukti yang diamankan uang tunai Rp1,3 juga sisa pencurian di rumah Ni Wayan Armi dan satu buah dompet warna hitam.

"Uang hasil pencurian dipakai foya-foya minum dan dipakai traktir sama teman-temannya. Mengingat pelaku masih di bawah umur maka akan dilakukan diversi sesuai dengan Undang-undang perlindungan anak," ujar AKP Sulhadi. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pencurian
  3. Ragam Konten
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini