Kesal Diabaikan Suami, Perempuan di Depok Naik Tower untuk Bunuh Diri

Senin, 16 November 2020 10:21 Reporter : Nur Fauziah
Kesal Diabaikan Suami, Perempuan di Depok Naik Tower untuk Bunuh Diri Ilustrasi Bunuh Diri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Lantaran kesal dengan sang suami, RS (18) melakukan percobaan bunuh diri. Wanita asal Ngawi, Jawa Timur itu memanjat tiang tower milik sebuah operator seluler di Setu Pedongkelan RT 1 RW 5, Cimanggis, Kota Depok. RS memanjat tiang tower setinggi 30 meter.

Wanita itu hendak lompat dari atas tower untuk mengakhiri hidupnya. Karena dia kesal dengan suaminya yaitu HN.

"Percobaan bunuh diri. Manjat tower setinggi 30 meter pagi tadi jam 06.00 WIB," kata Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo, Senin (16/11).

Warga melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok. Petugas datang untuk menyelamatkan RS. "Personel Damkar Mako 5 orang, 2 orang PB, Manggis 3 orang," paparnya.

Setelah 2,5 jam, akhirnya petugas berhasil membawa turun RS. Wanita muda itu langsung dibawa ke puskesmas karena lemas. "Dibawa ke Puskesmas Tugu. Kondisi lemas, sesak napas, belum makan," ungkapnya.

Denny menuturkan, RS sudah lima kali melakukan percobaan bunuh diri. Sebelumnya, wanita muda itu pernah melakukan hal yang sama di rel kereta api UI, jembatan ciliwung UI. "Ini percobaan bunuh diri yang kelima kalinya," tambahnya.

Informasi yang didapat, RS merasa jengkel dengan suaminya, pasalnya RS merasa diabaikan karena suaminya lebih banyak nongkrong bersama temannya. "Marah karena suami antar teman jam 6 pagi. Karena kalau nongkrong sama temannya suka lama. Istrinya diabaikan," pungkasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Bunuh Diri
  3. Depok
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini