Kerjasama mobnas dengan Proton terjadi di saat yang tidak tepat

Sabtu, 7 Februari 2015 16:26 Reporter : Ronald
Kerjasama mobnas dengan Proton terjadi di saat yang tidak tepat Jokowi berkunjung ke pabrik Proton. ©REUTERS/Olivia Harris

Merdeka.com - Pengamat politik Effendi Ghazali menilai kerjasama Indonesia membangun mobil nasional dengan perusahaan Malaysia, Proton tidak tepat, terlebih, saat ini hubungan Indonesia dengan Malaysia sedang panas terkait iklan yang menghina TKI.

"Sepertinya enggak pas ya, kerjasama dengan Proton ketika bangsa Indonesia baru tersakiti iklan 'fire your Indonesian maid' yang diganti dengan RoboVac itu. Jadi barang kali itu waktunya yang tidak pas," kata Effendi usai acara diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (7/2).

Terkait isu balas budi dengan bagi-bagi proyek dari Jokowi ke Hendropriyono, Effendi enggan mengomentari lebih jauh.

"Saya belum dengar, saya harus hati-hati banget menjawabnya, karena saya belum tahu. Proyek mana maksudnya dan apakah ada politik balas budi, saya enggak harus tahu secara persis," kata Effendi. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Mobil Nasional
  3. Proton
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini