Kepala BNPT Beberkan Sebaran WNI Terlibat Konflik dari Suriah hingga Afghanistan

Rabu, 15 September 2021 16:43 Reporter : Ahda Bayhaqi
Kepala BNPT Beberkan Sebaran WNI Terlibat Konflik dari Suriah hingga Afghanistan Kepala BNPT Boy Rafli Amar. ©istimewa

Merdeka.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengungkap, saat ini ada 529 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. 21 di antaranya berada di penjara. Selain itu, masih ada 377 WNI yang belum diketahui keberadaannya di Suriah.

"Di Suriah sendiri terdapat 529 WNI yang tersebar di camp 115 orang, pada penjara 21 orang, perbatasan Turki ada 16 orang dan belum diketahui di mana keberadaan mereka saat ini diperkirakan berdasarkan informasi yang kami susun 377 orang," ujar Boy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI, Rabu (15/9).

Boy juga memaparkan data jumlah WNI yang menjadi kombatan di Suriah dan Irak, Filipina, serta Afghanistan. Mereka adalah WNI yang termakan propaganda. Data ini didapatkan berdasarkan hasil kerjasama BNPT dengan jaringan intelijen.

Total seluruh WNI yang berada di zona konflik di Suriah dan Irak sebanyak 1251 orang. 111 orang meninggal dunia, 195 telah kembali ke Indonesia, dan yang menjadi deportan sebanyak 556 orang. "Jadi total ada 2113 orang," jelas Boy.

Di Filipina ada 13 orang WNI yang terjebak aksi terorisme. Ada 11 orang yang meninggal dunia, 4 orang telah kembali, dan 7 orang menjadi deportan. Total seluruhnya ada 35 orang.

Kemudian, di Afghanistan ada 10 orang berada di zona konflik, yang di antaranya merupakan pindahan dari Suriah. Kemudian, ada dua WNI meninggal dunia, dan 11 orang menjadi deportan.

"Di Afghanistan sendiri berada di zona konflik, informasinya adalah sekitar 10 orang ada di antara mereka relokasi dari suriah, meninggal dunia 2 orang sebagai deportan 11 orang total 23 orang," jelas Boy. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini