Kepala BNPB Sebut Penyebab Karhutla di Indonesia 99 Persen Ulah Manusia

Jumat, 29 Maret 2019 05:08 Reporter : Moh. Kadafi
Kepala BNPB Sebut Penyebab Karhutla di Indonesia 99 Persen Ulah Manusia Doni Monardo. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Indonesia hampir semuanya disebabkan ulah manusia. Sementara faktor alam jumlahnya sangat sedikit.

"99 Persen kebakaran diakibatkan oleh perbuatan manusia, hanya 1 persen saja karena alam," kata Doni saat memberikan sambutan di acara Deklarasi Kampus Tangguh Bencana, bertempat di Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali, Kamis (28/3) sore.

Doni juga memaparkan, bahwa dirinya sudah berkunjung ke 5 daerah yang menjadi sumber kebakaran di Indonesia. Ketika, berdialog dengan banyak masyarakat dan juga kepala desa, kesimpulannya, adalah 99 persen kebakaran diakibatkan oleh perbuatan manusia, hanya 1 persen karena alam.

Kebakaran yang terjadi akibat perbuatan manusia terbagi menjadi dua. Ada yang disengaja dan ada yang tidak disengaja. "Yang tidak disengaja jumlahnya pun tidak terlalu banyak. Biasanya, karena membuang puntung rokok (sembarangan). Kemudian, membakar sampah yang tidak dipadamkan sampai tuntas," ujarnya.

"Yang disengaja itu pun dibagi dua, karena kesadaran sendiri ingin membuka ladang setiap tahunnya sebuah tradisi. Dan ada lagi karena dibayar. Ternyata, persentase yang paling besar adalah membakar lahan karena dibayar," sambungnya.

Doni juga mengungkapkan, kerugian negara akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan sangatlah besar. Dia pun membandingkan dengan kerugian ekonomi yang terjadi di Aceh Darussalam saat terjadi bencana tsunami tahun 2004

"Tahun 2015 kita mengalami kerugian yang luar biasa. Karena Akibat kebakaran hutan dan lahan. Negara telah kehilangan dan menimbulkan kerugian sebesar 16,1 miliar USD dollar setara dengan Rp 2,21 triliun rupiah," ujarnya.

"Kalau kita bandingkan kerugian ekonomi akibat tsunami di Aceh pada tahun 2004 itu mencapai Rp 7 miliar USD dollar. Berarti, akibat kebakaran lahan dan gambut mengakibatkan kerugian yang luar biasa," ujar Letjen Doni. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini