Kepala BMKG: Parameter Gempa Banten Terupdate Magnitudo 6,6

Jumat, 14 Januari 2022 18:28 Reporter : Supriatin
Kepala BMKG: Parameter Gempa Banten Terupdate Magnitudo 6,6 Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. Istimewa ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati melaporkan update kekuatan gempa yang mengguncang wilayah Selatan Banten. Menurutnya, berdasarkan data sebetulnya kekuatan gempa bermagnitudo 6,6, bukan 6,7.

"Menunjukkan parameter yang terupdate kekuatan 6,6. Jadi yang pertama terbaca 6,7, kemudian dengan lebih banyak data masuk terupdate 6,6," katanya dalam konferensi pers, Jumat (14/1).

Dwikorita menjelaskan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,21° LS ; 105,05° BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 132 km arah Barat Daya Kota Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Banten pada kedalaman 40 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Samudra Indo-Australia menunjang ke bawah lempeng Benua Eurasia atau tepatnya ke bawah Pulau Jawa yang menerus hingga ke Nusa Tenggara," terangnya.

Dia menuturkan, berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault) atau akibat patahan naik. Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Kabupaten Pandeglang khususnya Cikeusik dan Panimbang, dengan intensitas guncangan VI skala MMI.

Artinya, getaran dirasakan oleh semua penduduk dan mengakibatkan kerusakan ringan. Guncangan juga dirasakan di Labuan dan Sumur, dengan intensitas guncangan IV MMI. Intensitas ini menunjukkan, guncangan dirasakan banyak orang dan terdengar jendela, pintu berdering, dinding berbunyi.

Selain itu, guncangan dirasakan juga di Tangerang Selatan, Lembang, Kota bogor, Pelabuhan Ratu, Kalianda, Bandar Lampung, dengan intensitas guncangan III sampai IV MMI. Artinya, getaran dirasakan oleh banyak orang.

"Juga dirasakan di Anyer III MMI intensitas guncangannya, yang artinya dirasakan dalam rumah terasa getaran seakan-akan truk berlalu," jelasnya.

Getaran akibat gempa dirasakan juga di Jakarta, Kota Tangerang, Ciracas, Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kotabumi, dengan intensitas guncangan II hingga III MMI. Gempa terasa seakan-akan truk berlalu.

Baca juga:
Gempa M 6,7 di Banten, Satu Rumah di Cibadak Lebak Roboh
Pascagempa Banten, BPBD Lebak Minta Warga Pesisir Tak Panik
Gempa M 6,7 di Banten Terasa Sampai Cianjur, Warga Sampai Polisi Berhamburan Keluar
Warga Berhamburan Saat Gempa Magnitudo 6,7 di Jakarta
Gempa Magnitudo 6,7 Goyang Banten, PLN Pastikan Sistem Kelistrikan Jakarta Aman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini