Kepada Polisi, Sopir Livina Tabrak Apotek Senopati Bantah Kebut-kebutan

Senin, 28 Oktober 2019 15:34 Reporter : Tri Yuniwati Lestari
Kepada Polisi, Sopir Livina Tabrak Apotek Senopati Bantah Kebut-kebutan Mobil tabrak apotek di Senopati. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus Nissan Livina maut seruduk Apotek Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan masih diusut polisi. Peristiwa yang menewaskan satpam apotek itu terjadi Minggu (27/10) jelang subuh.

Kepada polisi, Putri Kalingga Hermawan (21) sopir Livina maut klaim tidak kejar-kejaran dengan mobil di depannya sebelum tabrakan terjadi.

"Berdasarkan keterangan dari PKH sendiri tidak ada kejar-kejaran," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (28/10).

Pada saat itu Fahri menjelaskan bahwa PKH sendiri mengatakan tidak dalam kondisi lelah atau mengantuk, hanya saja pada saat ingin berbelok seharusnya Ia menginjak pedal rem tetapi Ia malah menginjak pedal gas.

"Karena saat ia melihat disangkanya jalanan lurus, ternyata berbelok. Pada saat berbelok itulah, dia seharusnya menginjak pedal rem, tapi akhirnya menginjak pedal gas," sambung Fahri.

Berdasarkan keterangan PKH, dia mengaku mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan 60 kilometer per jam. Namun Ia hilang konsentrasi dan menabrak trotoar bagian depan Apotek Senopati, di Jalan Senopati Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Menurut kesaksian dari dua pegawai Abdul Somad yang bernama Eril dan Cahya yang sedang berjaga malam sempat melihat korban sebelum terjadi kecelakaan.

"Pak Asep tuh baru lima menit balik beli rokok dari sini langsung kejadian," ujar Abdul Somad Penjual Warung Kelontong di Senopati, Jakarta (27/10).

Menurut Abdul Somad keterangan dari pegawai yang jaga semalam minibus Nissan G Livina sempat kejar-kejar dengan mobil di depannya, pengemudi sempat turun melihat kejadian lalu tidak lama mobil hitam itu melaju pergi.

"Sempet kebut-kebutan dengan mobil depannya, mobil city hitam yang ngendarain laki-laki, dia sempet turun kata pegawai saya dan ketawa-tawa," katanya. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini