Kena Razia Polisi, Warga di Kota Kupang Divaksinasi Covid-19

Selasa, 25 Januari 2022 12:12 Reporter : Ananias Petrus
Kena Razia Polisi, Warga di Kota Kupang Divaksinasi Covid-19 Ilustrasi. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Sejumlah warga di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang naik kendaraan umum terkena razia polisi. Mereka diamankan bukan karena terlibat tindak pidana kejahatan, namun untuk disuntik vaksin Covid-19.

Operasi yustisi ini digelar oleh Polres Kupang di jalur utama ke beberapa kabupaten di daratan Timor. Para penumpang pikap maupun bus diperiksa satu persatu untuk mencari yang belum divaksinasi.

Selain dilakukan di Polsek Kupang Tengah, operasi ini juga dilakukan di sepanjang jalan Timor Raya oleh Polsek Kupang Timur dan Polsek Takari. Operasi digelar satu bulan ke depan ini berlangsung Senin hingga Jumat pagi dan sore.

"Kami melakukan operasi yustisi sepanjang Jalan Timor Raya, agar persentasi vaksin 70 persen bisa tercapai," kata Kapolsek Kupang Tengah, Iptu Elpidus Kono Feka, Selasa (25/1).

Kendaraan umum yang melintas diarahkan ke kantor polisi. Bagi penumpang yang belum menerima vaksin pertama, diturunkan oleh petugas lalu diarahkan ke gerai vaksin untuk diperiksa kesehatannya kemudian divaksinasi.

Bagi kendaraan yang seluruh penumpangnya bisa menunjukkan bukti kartu vaksin dosis pertama maupun kedua, dibolehkan melanjutkan perjalanan.

Menurut Elpidus, langkah ini dilakukan untuk meminimalisir kematian warga akibat terpapar virus Covid-19, juga agar kesehatan masyarakat selalu terjaga.

"Sudah satu bulan kita lakukan pola seperti ini. Kita arahkan semua kendaraan untuk diperiksa baik sopir, kondektur maupun penumpang. Kita kejar vaksin agar mencapai target yang ditentukan. Tiap hari kita layani 100 hingga 500 orang," terang Elpidus.

Salah satu warga bernama Maria Parera (45) mengaku belum divaksinasi lantaran kesibukannya bekerja dan masih menderita sakit.

Dia beralasan kalau sakit maag sedang kumat, sehingga belum berani untuk divaksinasi.

Sementara Yosua Nakmofa, sopir pikap yang sama sekali belum divaksin mengaku, setiap hari sibuk mencari rezeki sejak pagi hingga malam, sehingga dia merasa tidak ada waktu untuk vaksinasi. [cob]

Baca juga:
Pemerintah Genjot Vaksinasi Covid-19 Guna Antisipasi Omicron
Wagub DKI: Vaksin Booster di Jakarta Capai 200 Ribu Orang
Covid-19 Meningkat, Vaksinasi Booster Jawa-Bali dan Jabodetabek Diminta Ditingkatkan
Update Vaksinasi Dosis Lengkap di Indonesia per 18 Januari 2022
Catat! Cara Akses Telekonsultasi dan Paket Obat Gratis Pasien Omicron Isoman
Kasus Suntik Vaksin Kosong di Medan Diambil Alih Polda Sumut
CEK FAKTA: Hoaks Guru Ngaji di Balangan Lumpuh Usai Divaksin Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini