Kemensos Sebut Bantuan Ibu Hamil dan Balita Masuk dalam Program PKH

Selasa, 12 Januari 2021 16:30 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Kemensos Sebut Bantuan Ibu Hamil dan Balita Masuk dalam Program PKH Kemensos bantu pengembangan kelompok usaha bersama bidang perikanan. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah telah memberikan program bantuan (bansos) pada 4 Januari 2021. Salah satu bantuan tersebut adalah program keluarga harapan (PKH) yang diberikan kepada kelompok penerima manfaat (KPM) mulai dari ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas dan masyarakat lanjut usia.

"Itu memang komponen ibu hamil dan anak usia dini dalam program PKH. Jadi KPM Penerima PKH ada yang dibantu untuk komponen itu," Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin kepada merdeka.com, Selasa (12/1).

Dikutip dari laman resmi pkh.kemensos.go.id, bantuan tersebut akan diberikan kelompok penerima manfaat per tahun. Dengan rincian untuk kategori ibu hamil atau nifas sebesar Rp3 juta, anak usia dini 0-6 tahun sebesar Rp3 juta, penyandang disabilitas berat sebesar Rp2,4 juta dan lanjut usia Rp2,4 juta.

Kemudian untuk anak sekolah juga terdiri dari beberapa kategori. Untuk pendidikan anak SD mendapatkan dana bantuan sebesar Rp900 ribu per tahun, pendidikan anak SMP sebesar Rp1,5 juta per tahun dan pendidikan anak SMA sebesar Rp2 juta per tahun.

PKH tersebut akan dilakukan empat tahap. Mulai dari Januari, April, Juli, Oktober 2021. Lalu akan disalurkan langsung lewat bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.

Lalu kelompok penerima manfaat pada program PKH juga harus terdaftar dan hadir pada fasilitas kesehatan dan pendidikan terdekat. Kewajiban KPM PKH di bidang kesehatan meliputi pemeriksaan kandungan bagi ibu hamil, pemberian asupan gizi dan imunisasi serta timbang badan anak balita dan anak prasekolah.

Sedangkan kewajiban di bidang pendidikan adalah mendaftarkan dan memastikan kehadiran anggota keluarga PKH ke satuan pendidikan sesuai jenjang sekolah dasar dan menengah. Serta untuk komponen kesejahteraan sosial yaitu penyandang disabilitas dan lanjut usia mulai 70 tahun.

Diketahui program tersebut adalah upaya untuk percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT).

Kemudian pemerintah telah menetapkan target penurunan kemiskinan menjadi 7-8% pada tahun 2019, sebagaimana tertuang di dalam RPJMN 2015-2019. PKH diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan untuk menurunkan jumlah penduduk miskin, menurunkan kesenjangan (gini ratio) seraya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa PKH memberikan dampak terhadap perubahan konsumsi rumah tangga, seperti di beberapa negara pelaksana CCT lainnya. PKH berhasil meningkatkan konsumsi rumah tangga penerima manfaat di Indonesia sebesar 4,8%. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Berita Kemensos
  3. Dana Bansos
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini