Kemenkum HAM Riau Sebut 12 WNA Masuk Riau adalah Pekerja Bukan Wisatawan

Jumat, 7 Mei 2021 15:09 Reporter : Abdullah Sani
Kemenkum HAM Riau Sebut 12 WNA Masuk Riau adalah Pekerja Bukan Wisatawan Kepala Kanwil Kemenkum HAM Riau, Pujo Harinto. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 12 orang Warga Negara Asing (WNA) masuk Provinsi Riau melalui pelabuhan Dumai. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Riau menyampaikan, mereka masuk bukan sebagai wisatawan, namun pekerja.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Riau, Pujo Harinto, menuturkan 12 WNA itu bukan wisatawan. Menurutnya, selama pandemi Covid-19 tidak ada wisatawan mancanegara yang diperbolehkan masuk ke Riau.

"Mereka itu bukan wisatawan. Mereka itu kru kapal yang bersandar di Dumai. Jadi tak ada wisman masuk ke Riau sejak Covid-19," kata Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM Riau, Pujo Harinto kepada merdeka.com, Jumat (7/5).

Kapal ART Progress itu adalah kapal tanker yang mengangkut minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) dari Dumai ke India. Kapal tanker ini tiba di Pelabuhan Dumai pada tanggal 27 April 2021 lalu.

"Selain empat kru kapal, memang ada delapan WNA lagi yang datang melalui Bandara SSK II Pekanbaru. Namun delapan orang itu adalah pekerja asing di salah satu perusahaan di Riau," jelas Pujo.

Menurut Pujo, pekerja asing dengan wisatawan mancanegara itu merupakan hal yang berbeda. "Untuk di Bandara SSK II itu juga sama, itu pekerja asing di salah satu perusahaan di Riau. Mereka itu charter flight karena ada pekerjaan, jadi beda WNA datang bekerja dengan wisman. Wisman belum diizinkan masuk," katanya.

Sementara itu, Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Riau, M. Tito Andrianto menjelaskan bahwa WNA masuk ke Indonesia tidak seluruhnya untuk berwisata. Tetapi ada juga dalam rangka pekerjaan.

"Kabar yang beredar itu keliru. Dikira orang asing masuk itu adalah wisman, padahal bukan. Jadi sudah kami klarifikasi lagi ke Badan Pusat Statistik (BPS) Riau kemarin, saya temui langsung Kepala BPS Riau dan ternyata mereka juga dapat dari Pariwisata," kata Tito.

Menurut Tito, belum ada Wisman yang masuk ke Riau, karena tempat pemeriksaan Imigrasi (TPI) belum dibuka. Sehingga tidak ada WNA masuk kecuali yang diizinkan untuk kepentingan tertentu.

"TPI sampai saat ini belum ada buka dari situ, makanya kita bingung juga karena di daerah lain juga tidak ada masuk. Orang asing yang masuk hanya yang boleh oleh aturan selama Covid-19," katanya.

Tito sedang mempersiapkan pembukaan TPI untuk menerima kepulangan TKI sesuai arahan pemerintah pusat. Di mana, ada rencana TKI juga pulang lewat pelabuhan Dumai.

Sebelumnya, BPS Riau menjabarkan ada 12 orang wisman yang masuk ke Riau selama Maret 2021. Bahkan jumlah ini disebut naik jika dibanding bulan sebelumnya.

"Pada Maret 2021, dari empat pintu masuk Riau tercatat ada 12 orang wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Provinsi Riau, yaitu melalui Bandara SSK II sebanyak delapan wisman dan dari pelabuhan Dumai sebanyak empat wisman," kata Kepala BPS Riau, Misfaruddin, Rabu (5/5). [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Razia WNA
  3. Dumai
  4. Pekanbaru
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini