Kemenkum HAM Prediksi Banyak WNA Datang ke Bali Pakai Visa Kunjungan

Rabu, 13 Oktober 2021 21:01 Reporter : Moh. Kadafi
Kemenkum HAM Prediksi Banyak WNA Datang ke Bali Pakai Visa Kunjungan Suasana terminal internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai. ©2021 Merdeka.com/Kadafi

Merdeka.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Provinsi Bali, Jamaruli Manihuruk menerangkan Warga Negara Asing (WNA) yang akan datang ke Indonesia khususnya ke Bali bisa menggunakan empat jenis visa.

"Bagi orang asing yang akan datang ke Indonesia bisa menggunakan empat jenis visa. Yaitu, visa diplomatik, visa dinas, visa ingin tinggal terbatas dan visa kunjungan. Dan mungkin, pada saat ini akan banyak menggunakan visa kunjungan. Cara mendapatkan visa tersebut adalah mengajukan permohonan ke Direktorat imigrasi oleh penjamin yang ada di Indonesia," kata Jamaruli, di Denpasar, Bali, Rabu (13/10).

Terkait dibukanya Bali untuk penerbangan internasional, pihaknya menyatakan bersyukur karena dapat menghidupkan kembali perekonomian di Bali. Kemenkum HAM yang membawahi seluruh imigrasi di Bali sangat siap melaksanakan tugas untuk kedatangan WNA di Bali.

"Sangat siap untuk melakukan tugas-tugas kami, terkait dengan dibukanya penerbangan tersebut. Selama ini, kami sebenarnya tidak mengurangi personil kami di bandara normalnya. Kami, bisa melakukan pekerjaan seperti pada saat normal sebelum ada Pandemi Covid-19," katanya.

Namun, menurutnya, kedatangan WNA ke Pulau Dewata tidak akan sebanyak pada situasi normal sebelum Pandemi Covid-19. Selain itu, petugas imigrasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki 16 counter untuk melayani para warga asing.

"Kami sendiri, memiliki 16 counter masing-masing bisa diisi dua petugas. Satu petugas bisa mengerjakan satu penumpang (dalam) satu menit kali 32 orang, itu berarti permenitnya 32 orang. Di kali 60 (menit) itu sudah 1.800 lebih," ujarnya.

"Sehingga, kami perkirakan kalau datang penumpang sekitar 1.000 tidak akan sampai satu jam itu sudah selesai kami kerjakan. Jadi kami sudah sangat siap untuk hal itu karena memang kami sejak adanya Pandemi Corona tidak merubah personel kami yang ada di bandara. Itu sangat cukup untuk melakukan pekerjaan tersebut," ujar Jamaruli. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini