Kemenkes Sebut Angka Kematian Lansia Masih Tinggi, Cakupan Vaksinasi Rendah

Rabu, 15 September 2021 18:45 Reporter : Supriatin
Kemenkes Sebut Angka Kematian Lansia Masih Tinggi, Cakupan Vaksinasi Rendah Vaksinasi lansia di Banyuwangi. ©2021 Pemkab Banyuwangi

Merdeka.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan angka kematian akibat Covid-19 pada kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) masih tinggi. Namun, di saat bersamaan cakupan vaksinasi Covid-19 pada lansia masih rendah.

Data Kementerian Kesehatan yang dipublikasikan lewat covid19.go.id, 46,7 persen kasus kematian Covid-19 berada pada kelompok lansia. Sementara itu, 36,6 persen kasus kematian terjadi pada kelompok umur 46-59 tahun, 12,9 persen pada kelompok umur 31 sampai 45 tahun, 2,9 persen pada kelompok umur 19 sampai 30 tahun, 0,5 persen pada kelompok umur 6 sampai 18 tahun dan 0,5 persen pada kelompok umur di bawah5 tahun.

Sedangkan data vaksinasi Kementerian Kesehatan yang disampaikan lewat vaksin.kemkes.go.id 15 September pukul 18.00 WIB, vaksinasi Covid-19 dosis satu pada kelompok lansia baru menyasar 5.771.551 orang atau setara dengan 26,78 persen dari target 21.553.118 orang. Sementara vaksinasi Covid-19 dosis kedua sudah diberikan kepada 4.076.671 orang atau sekitar 18,91 persen.

"Beberapa provinsi yang cakupan vaksinasi kedua pada kelompok lansia masih sangat rendah adalah Sumatera Barat, Aceh, Maluku Utara, dan Papua," ungkapnya dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (15/9).

Nadia meminta pemerintah daerah segera menyusun kebijakan vaksinasi Covid-19 untuk menjangkau kelompok lansia. Salah satu isi kebijakan terkait tempat pelaksanaan vaksinasi mudah dijangkau kelompok lansia.

"Diikuti juga dengan sosialisasi informasi, edukasi yang mudah dipahami oleh para lansia," sambungnya.

Nadia menekankan lansia dengan komorbid bisa mengikuti vaksinasi Covid-19. Vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia saat ini aman dan mampu menekan angka kematian, termasuk pada lansia yang memiliki komorbid.

"Sekali lagi, vaksin yang kita pakai saat ini sangat aman untuk menekan angka kasus dan angka kematian Covid-19 termasuk pada lansia dan pemilik komorbid. Jadi jangan ragu," tegasnya.

[lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini