Kemendagri Sebut 300 Teguran Diberikan kepada Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan

Sabtu, 21 November 2020 13:32 Reporter : Ahda Bayhaqi
Kemendagri Sebut 300 Teguran Diberikan kepada Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal mengatakan, sudah ada 300 teguran disampaikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepada pasangan calon yang melanggar protokol kesehatan saat kampanye Pilkada.

"Setelah itu terpantau surat teguran diberikan Bawaslu kepada pasangan calon sudah ada 300 teguran diberikan kepada pasangan calon di tiap daerah. Kalau 270 daerah rata-rata satu daerah satu kira-kira," kata Safrizal dalam diskusi, Sabtu (21/11).

Safrizal mengatakan kampanye tatap muka dibatasi maksimal 50 orang. Biasanya, kata dia, kampanye langsung dibubarkan ketika massa melebihi batas.

"Jadi kebanyakan langsung dibubarkan misal pelaksanaan kampanye tiba-tiba aturan 50 tiba-tiba hadir 200, langsung dibubarkan jadi sebelum sempat berkumpul ramai," kata Safrizal.

Menurut Safrizal, termonitor sampai 19 November kemarin tidak ada klaster Covid-19 akibat tahapan Pilkada 2020. Zona merah pun menurun dari 47 menjadi 17 sampai 17 November kemarin.

"Sampai 19 November kita monitor tidak ada klaster baru ditemukan akibat pilkada," kata Safrizal.

Dia mengklaim, kerumunan di Pilkada berhasil diminimalisir. Sebab, konser hingga pertunjukan olahraga dan sebagai yang sebelumnya diperbolehkan, dalam Pilkada di tengah pandemi ini dilarang.

"Kita enggak pernah dengar sekarang ada kampanye Pilkada ada dangdutan. Jadi artis dangdut komplain ini kok Pilkada enggak ramai," ucap Safrizal. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini