Kemenangan Angel Pieters di IMA 2015 diprotes Anggun, Glenn & Pongki

Rabu, 20 Mei 2015 13:22 Reporter : Al Amin
Kemenangan Angel Pieters di IMA 2015 diprotes Anggun, Glenn & Pongki Indonesia Movie Awards 2015. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ajang penghargaan bagi insan perfilman Indonesia, Indonesia Movie Awards (IMA) 2015 menuai kecaman dari sejumlah musisi yang masuk di dalam nominasi. Musisi seperti Glenn Fredly, Pongki Barata hingga Anggun menyebut ada kekisruhan dalam IMA 2015, khususnya dalam Nominasi Soundtrack Terfavorit.

Seperti diketahui, penyanyi Angel Pieters berhasil meraih penghargaan IMA 2015 untuk Nominasi Soundtrack Terfavorrit. IMA 2015 sendiri digelar Senin (18/5) di Balai Sarbini, Jakarta.

Kemenangan Angel Pieters lewat lagu 'Indonesia Negeri Kita Bersama' yang merupakan soundtrack film 'Di Balik 98' menjadi pertanyaan sejumlah nominator. Mereka mempertanyakan, kenapa nama Angel tidak masuk di daftar nominasi tapi bisa merebut Nominasi Soundtrack Terfavorit.



"Baru nyadar..baru nyadar... Dalam award kemarin ada pemenang yang bahkan tidak ada dalam nominasi!! Hahaha... Nice job," tulis musisi Pongki Barata melalui akun Twitter-nya, Selasa (19/5) malam.

"Ini penipuan dong ya?? Hahaha... Gilaaaaaaa...!!"

Sementara itu, lewat akun Twitter pribadinya, musisi senior Glenn Fredly menanti penjelasan panitia IMA 2015, RCTI untuk memberi penjelasan terkait kisruh ini. Glenn menyebut, nominator berubah dan voting telah berjalan.

"Ini bukan masalah siapa yang menang, tapi kredibilitas & akuntabilitas IMA 2015 jadi dipertanyakan publik..Menanti penjelasan @OfficialRCTI," tulis Glenn.

Penyanyi internasional asal Indonesia, Anggun secara halus menyindir pemenang dari Nominasi Soundtrack Terfavorit. Lagu Anggun, 'Fly My Eagle' masuk dalam kategori tersebut.

"Bangga #FlyMyEagle masuk nominasi #IMA2015 @OfficialRCTI Bravo untuk para artis nominator lain, juga untuk pemenang walau tidak masuk nominasi," tulis Anggun. [amn]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini