Kemenaker layangkan protes ke Pemerintah Singapura soal TKI dijual lewat situs daring

Selasa, 18 September 2018 11:41 Reporter : Lia Harahap
Kemenaker layangkan protes ke Pemerintah Singapura soal TKI dijual lewat situs daring Situs TKI ilegal. ©2018 asiaone.com

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia melayangkan surat protes kepada Pemerintah Singapura. Hal itu menyikapi tindakan situs Carousell Singapura yang menayangkan iklan jual-beli jasa pembantu rumah tangga (PRT) asal Indonesia.

Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Soes Hindharno, mengatakan pihaknya protes keras terhadap perbuatan menjual belikan pekerja migran Indonesia di Singapura.

"Kemnaker melalui Atase Ketenagakerjaan pada KBRI Singapura telah melayangkan surat protes ke Pemerintah Singapura untuk menindaklanjuti hal tersebut," kata dia. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (18/9).

Meski iklan tersebut telah dihapus, dia mengatakan hal itu tidak cukup. Menurut Soes, harus ada tindakan yang lebih tegas terkait hal tersebut.

"Kemnaker merasa tidak cukup dengan ditutupnya atau dihentikannya iklan tersebut lantas kasus dianggap sudah selesai. Tetap harus ada tindakan tegas terhadap pelaku iklan itu," kata dia.

Untuk mencegah terulangnya hal tersebut, pemerintah Indonesia akan menindaklanjutinya melalui pertemuan bilateral dengan Pemerintah Singapura.

Sebelumnya diberitakan Kementerian Tenaga Kerja Singapura kini tengah menyelidiki kasus penjualan sejumlah pembantu rumah tangga yang diduga dari Indonesia di salah satu situs niaga.

Melalui pernyataan di Facebook, kementerian tersebut mengaku "menyadari adanya kasus sejumlah pekerja rumah tangga dari luar negeri dipasarkan secara tidak patut".

"Kami tengah menyelidiki kasus ini, dan telah mengatur agar penawaran ini dicabut," sebut Kementerian Tenaga Kerja Singapura.

Surat kabar melaporkan bahwa penawaran itu diunggah pengguna bernama @maid.recruitment. Di dalamnya, terdapat beragam wajah sejumlah pembantu rumah tangga yang diduga berasal dari Indonesia. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini