Kemenag Usulkan Umrah di Masa Pandemi Dilakukan Sistem Satu Pintu

Rabu, 15 September 2021 14:54 Reporter : Merdeka
Kemenag Usulkan Umrah di Masa Pandemi Dilakukan Sistem Satu Pintu puluhan jamah umroh di karantina. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Kementerian Agama (Kemenag) sedang merevisi Keputusan Menteri Agama Nomor 719 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam revisi ini diusulkan pemberangkatan jemaah umrah lewat satu pintu.

"Di masa pandemi, saya mengusulkan agar umrah dilakukan satu pintu. Misal, keberangkatan hanya dari Soekarno Hatta dan karantina dipusatkan di Asrama Haji. Bila melihat aturan karantina yang cukup panjang, maka kita harus menghitung kembali biayanya berapa," kata , Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi, dalam keterangan tulis dikutip pada Rabu (15/9).

Nantinya, lanjut Khoirizi, Kemenag akan menyiapkan Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat sebagai lokasi karantina terpusat dan layanan lainnya. Namun, biaya operasional selama bertugas dalam pengawasan karantina agar ditanggung oleh masing-masing Kementerian/Lembaga.

"Saat ini kita bersama-sama harus fokus bekerja dengan mengutamakan kepentingan umat," tegasnya.

Saat ini secara bertahap Pemerintahan Kerajaan Arab Saudi mulai membuka suspend ibadah Umrah. Utamanya untuk mukimin atau ekspatriat yang memiliki izin tinggal di Arab Saudi (iqamah). Terkait vaksin, Arab Saudi menggunakan empat jenis, yaitu Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Johnson & Johnson. Selain suspend dan vaksin, Khoirizi mengingatkan tentang protokol kesehatan yang harus dipatuhi dalam penyelenggaraan ibadah umrah pada masa pandemi Covid-19.

"Banyak hal yang harus didiskusikan bersama agar umrah bisa dilaksanakan dengan baik apabila Arab Saudi membuka umrah untuk Indonesia," imbuhnya.

Khoirizi juga meminta agar revisi KMA bisa mengakomodir mitigasi pengamanan dana jemaah umrah, serta upaya meningkatkan fungsi koordinasi antar stakeholder.

"Koordinasi antar K/L sangat penting. Kita harus mampu meyakinkan Arab Saudi bahwa Indonesia dapat memberangkatkan umrah dengan baik," kata Khoirizi.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kemenag
  3. Umrah
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini