Kembaran YY disekolahkan di pondok pesantren di Malang

Selasa, 17 Mei 2016 12:38 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Kembaran YY disekolahkan di pondok pesantren di Malang Saya bersama Yuyun. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kembaran Yuyun (14) korban pemerkosaan dan pembunuhan, Yayan (14) disekolahkan di pondok pesantren di Malang. Yayan disekolahkan ke Malang lantaran dia tak ingin sekolah di desanya setelah Yuyun tewas di tangan 14 pria.

"Ini kami akan mengantar Yayan ke Malang, kami akan dijemput oleh orang dari Kemensos. Di sana Yayan akan sekolah di Pondok Pesantren yang dijanjikan oleh ibu Khofifah saat berkunjung ke rumah kami beberapa waktu lalu," kata orang tua Yayan dan Yuyun, Yakin (32), di kantin Polres Rejang Lebong, Selasa (17/5), dikutip dari Antara.

Yakin dengan istrinya mendukung penuh keinginan Yayan agar sekolah di Malang, sehingga nantinya bisa melupakan kejadian yang menimpa saudara kembarnya itu.

"Dio memang bercito-cito nak jadi kiyai, kami mendukung dio sekolah di sano, apo lagi ibu Menteri Khofifah sudah berjanji nak nyekolahkannyo di pondok pesantren," kata Yakin dengan logat daerah.

Menurutnya, selain Yayan akan bersekolah di Jawa, dirinya pun bersama istrinya Yana akan pindah ke Kota Bengkulu. Hal ini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Sebab mereka tinggal di Dusun V Desa Kasie Kasubun sebagai perantau dari Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.

Sebelum pindah ke Bengkulu dirinya akan menjual kebun seluas satu hektare yang mereka tanami kopi sebanyak 3.000 batang.

Sementara itu Mardiani dari Women Crisis Center (WCC) Bengkulu menambahkan, langkah yang diambil oleh kedua orang tua almarhumah Yuyun itu merupakan tindakan tepat guna menghilangkan trauma yang dialami Yayan dan keluarganya. Untuk itu dia berjanji akan terus mengawal jalannya proses hukum yang dialami Yuyun ini sampai selesai. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini