Kemacetan Hantui Pengendara di Cisauk, Sejam Lebih Lewati Perlintasan KRL

Jumat, 15 Februari 2019 08:46 Reporter : Kirom
Kemacetan Hantui Pengendara di Cisauk, Sejam Lebih Lewati Perlintasan KRL Kemacetan di perlintasan kereta Cisauk. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kemacetan parah di perlintasan kereta Cisauk, Kabupaten Tangerang semakin panjang, untuk jarak 2 km saja pengguna kendaraan harus antre melewati perlintasan kereta api hingga 1 jam lebih.

Seperti diungkap Rizki Prima, warga Serpong Garden, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, yang mengeluhkan kemacetan panjang setiap melintasi perlintasan kereta api Cisauk.

Dia bersama warga pengguna jalan lainnya berharap, ada upaya konkret Pemerintah Kabupaten Tangerang, mengurai kemacetan yang terjadi di perlintasan kereta api Cisauk tersebut.

"Penyebabnya karena perlintasan kereta api, ditambah kondisi jalan rusak, dan truk-truk besar yang bebas melintas di jam-jam sibuk," kata dia, Jumat (15/2).

Menurut Rizki, saat ini kawasan Cisauk menjadi semakin padat, karena banyaknya kawasan permukiman di wilayah itu, menyusul rencana pengembangan kawasan tersebut menjadi wilayah permukiman.

"Warga berharap Pemkab Tangerang membangun fly over, karena kemacetannya sudah sangat parah," kata dia.

Kondisi sama juga dirasakan Widya, warga Suradita, Cisauk, ini menginginkan pihak kereta commuter Indonesia, membuka kembali akses Selatan pintu masuk ke stasiun Cisauk.

"Parahnya lagi KCI (kereta commuter Indonesia), menutup akses selatan pintu masuk ke stasiun Cisauk. Jadi yang harusnya bisa masuk dari selatan, jadi harus melewati perlintasan dulu. Ini menambah kemacetan dan kesemrawutan, karena pengguna comuter line harus berjalan kaki untuk ke stasiun," ucap dia. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Kemacetan
  2. Tangerang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini