Keluarga sandera Abu Sayyaf harap tak terjadi agresi militer

Senin, 18 April 2016 17:58 Reporter : Mappesona
orang tua Wawan Saputra. ©2016 merdeka.com/mappesona

Merdeka.com - Mansyur Halide (53), orang tua dari Wawan Saputra (22) salah satu korban penculikan kelompok Abu Sayyaf hingga kini masih berharap anaknya kembali dengan selamat. Untuk itu, Mansyur berharap agar misi penyelamatan anaknya tersebut tak dalam bentuk agresi militer.

"Kami menyerahkan dan mempercayakan sepenuhnya kepada pemerintah RI dan pihak perusahaan tempat anak kami bekerja untuk menyelamatkan anak kami dan korban sandera lainnya karena kami tidak punya kekuatan dan kemampuan sendiri. Tetapi kami berharap tidak dengan cara agresi militer," ujar Mansyur saat ditemui di rumahnya, Kecamatan Manggala, Makassar, Senin (18/4).

Mansyur khawatir jika misi penyelamatan dilakukan dengan agresi militer, malah akan menambah jatuhnya korban. ia pun mengaku terkejut saat mendengar ada 4 WNI yang kembali diculik oleh kelompok diduga Abu Sayyaf.

"Belum satu masalah selesai, muncul lagi masalah baru," tuturnya.

"Kami juga berharap kepada kelompok Abu Sayyaf, semoga diampunkan dosanya, tergerak hatinya untuk membebaskan anak saya dan sandera lainnya," tandasnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.