Keluarga Polisi Terbakar di Cianjur Diberi Satu Unit Rumah

Kamis, 12 September 2019 23:16 Reporter : Aksara Bebey
Keluarga Polisi Terbakar di Cianjur Diberi Satu Unit Rumah Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi. ©2019 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Polda Jawa Barat memberikan satu unit rumah kepada keluarga korban polisi yang terbakar oleh pendemo di Cianjur, Ipda Erwin Yuda Wildani. Rumah tersebut sebagai kompensasi atas pengorbanan yang telah dilakukan ipda Erwin saat bertugas.

Kapolda Jabar, Irjen Rudy Sufahriadi memberikan langsung rumah tersebut kepada kepada keluarga Almarhum Ipda Erwin yang diwakili sang istri, Sukarni (47) di Perumahan Catur Siwi Blok C1, Desa. Nagra, Kabupaten Cianjur, Kamis (9/12).

"Almarhum Ipda Erwin Yuda Wildani adalah sosok pahlawan yang ada di Kabupaten Cianjur. Kejadian ini merupakan yang pertama kali di Kepolisian Negara Republik Indonesia," katanya melalui siaran pers yang diterima.

"Hari ini Polda Jabar memberikan rumah kepada keluarga almarhum. Tetapi kami sadar hal ini sebenarnya tidak sebanding dengan apa yang beliau korbankan. Seluruh anggota Polda Jabar akan selalu mengenang sosok yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya," tambah Rudy.

Peristiwa pembakaran anggota polisi menjadi pelajaran untuk semua anggota institusi Polri. Di lain pihak, penyelidikan telah dilakukan dan akan menegakkan hukum kepada para tersangka sesuai aturan yang berlaku.

Dalam kesempatan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cianjur Herman Suherman berjanji memberikan beasiswa pendidikan untuk putri almarhum yang sedang kuliah di salah satu universitas di Cianjur. Sementara untuk anak laki-laki, pemda akan mengakomodir menjadi karyawan di salah satu instansi pemerintah.

"Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat untuk keluarga almarhum," kata Herman.

Diketahui, Ipda Erwin Yudha Wildani meninggal dunia, Senin (26/8) setelah mendapatkan perawatan intensif di RSP Pertamina Jakarta. Ia mengalami luka bakar parah di hampir semua bagian tubuhnya.

Semua itu terjadi saat ia terbakar saat hendak memadamkan ban bakar dalam unjuk rasa di gedung Pendopo Bupati Cianjur, Kamis (15/8) lalu. Sejumlah demonstran diketahui melemparkan bahan bakar ke arah tubuh Erwin.

Ipda Erwin tidak sendiri menjadi korban dalam insiden tersebut. Ada tiga korban lainnya yang menjalani perawatan intensif di RS Hasan Sadikin Bandung akibat luka bakar mencapai 40 persen. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini