Keluarga korban sodomi oleh polisi belum dapat ditemui

Senin, 4 Maret 2013 01:35 Reporter : Henny Rachma Sari
Keluarga korban sodomi oleh polisi belum dapat ditemui Ilustrasi perkosaan, pelecehan seksual, pencabulan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock

Merdeka.com - Keluarga korban sodomi yang diduga dilakukan oleh Briptu Nugroho Eko sudah kembali ke kediamannya di daerah Ciracas, Jakarta Timur. Kendati demikian, pihak keluarga korban FG (5) masih belum dapat ditemui.

Pantauan merdeka.com, saat ini di depan rumah korban, terdapat dua orang petugas kepolisian yang berjaga. Petugas tersebut bertugas mendampingi keluarga korban pasca-kepulangan mereka dari mengungsi di suatu tempat.

Suasana di dalam rumah korban yang bercat hijau tersebut tampak sunyi. "Kita belum tahu sampai kapan berada di sini (rumah korban)," ujar petugas kepolisian yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di depan rumah korban, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (3/3).

Menurut petugas tersebut, saat ini kedua orang tua FG sedang istirahat. "Saya mohon ya dengan sangat, keluarga (keluarga korban) sedang istirahat. Jangan diganggu dulu. Kasihan mereka kecapekan," imbuh petugas tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah berusia lima tahun menjadi korban sodomi di Ciracas, Jakarta Timur. Korban yang diketahui berinisial FG (5) disodomi dua dua orang pria dewasa yaitu Eko dan Saiful, pada awal bulan Februari lalu.

Pelaku yang bernama Eko adalah seorang anggota Brimob yang bertugas di Polda Metro Jaya selama 10 tahun dengan pangkat saat ini Briptu. Sedangkan Saiful adalah seorang kuli bangunan yang tinggal tidak jauh dari rumah FG.

Akibat mencuatnya peristiwa tersebut, keluarga korban merasa ada beberapa pihak yang melakukan intimidasi. Lantas, keluarga pun pindah dari kediamannya ke suatu tempat yang dianggap aman. [ren]

Topik berita Terkait:
  1. Pencabulan
  2. Pelecehan Seksual
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini