Keluarga korban MH370 gelar yasinan bersama di hotel Malaysia

Rabu, 26 Maret 2014 10:29 Reporter : Agib Tanjung
Keluarga korban MH370 gelar yasinan bersama di hotel Malaysia Ilustrasi lokasi penemuan MH370. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Para keluarga korban musibah Malaysia Airlines MH370 hari ini mengadakan doa bersama di Hotel Everly, Malaysia. Mereka bersama-sama membaca surat Yasin agar proses pencarian pesawat itu dipermudah oleh Allah SWT.

Seperti dilansir dari utusan.com, Rabu (26/3), doa bersama itu dipimpin langsung oleh Datuk Mustafa Mat Yasin, sesepuh yang dituakan di Persatuan Kebajikan Anak-Anak Pahang (Pekap). Menurut dia, doa bersama ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan agar operasi pencarian MH370 cepat membuahkan hasil.

"Sebagai umat Islam kita juga hendaklah menerima kejadian ini sebagai qada dan qadar serta ujian daripada Allah. Semoga segala usaha yang kita lakukan ini pihak ahli keluarga akan terus diberikan kekuatan untuk menerima apa jua perkembangan selepas ini," kata dia saat ditemui di Hotel Everly.

Beberapa perwakilan keluarga korban yang ikut dalam doa yasin bersama yakni keluarga Muhammad Razahan Zamani, Mohd. Khairul Amri Selamat dan Suhaili Mustafa.

Beberapa hari lalu Perdana Menteri Malaysia Najib Razak sudah menggelar konferensi pers perkembangan terakhir terkait hilangnya Malaysia Airlines MH370. Dalam kesempatan itu, Najib menyimpulkan jika pesawat dengan 239 penumpang itu sudah berakhir di Samudera Hindia Selatan.

Najib mengutip hal tersebut dari analisa yang dikeluarkan oleh perusahaan Inggris, yang menyimpulkan jika posisi terakhir Boeing 777-200 itu ada di wilayah Samudera Hindia bagian Selatan.

"Ini lokasi terpencil. Dengan kesedihan mendalam saya harus memberitahu Anda menurut data baru ini mereka berakhir di sana," kata dia seperti dilansir dari the Huffington Post, Senin (24/3).

Kesimpulan terakhir yang didapat, MH370 itu telah ditemukan beberapa puingnya oleh radar China. Pemerintah Malaysia pun sudah berkeyakinan jika tak akan ada penumpang yang selamat dalam insiden kecelakaan pesawat itu. Namun apa daya hingga kini badan pesawat tetap belum bisa terlacak. [did]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini