Keluarga korban gempa & tsunami Palu sibuk urus surat keterangan kematian

Selasa, 16 Oktober 2018 14:31 Reporter : Merdeka
Keluarga korban gempa & tsunami Palu sibuk urus surat keterangan kematian Keluarga Korban Gempa dan Tsunami Palu. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - Ribuan orang menjadi korban tewas bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kini pihak keluarga sibuk mengurus surat keterangan kematian ke instansi pemerintah setempat.

Seperti yang dilakukan warga atas nama Amas. Ditemani istrinya, dia mengurus 11 surat keterangan kematian anggota keluarganya di Posko Pengungsian Desa Balise, Sigi, Sulawesi Tengah.

"Ada 12. Cuma satu yang selamat," tutur Amas saat berbincang dengan Liputan6.com di lokasi, Selasa (16/10).

Surat tersebut dibuat salah satunya untuk mengurus dokumen administrasi tempat korban tewas bekerja. Termasuk anggota keluarganya yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Bapak saya PNS. Jadi buat ngurus di kantornya. Buat keterangan dan mengurus administrasi," jelas dia.

Surat keterangan kematian itu juga nantinya akan diserahkan ke Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

"Biar dibuatkan surat yang baru," kata Amas.

Reporter: Nanda Perdana Putra [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini