Kejutan-Kejutan Panglima TNI Saat Sidak yang Bikin Prajurit Senang

Selasa, 7 Mei 2019 05:30 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Kejutan-Kejutan Panglima TNI Saat Sidak yang Bikin Prajurit Senang Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. ©2018 Merdeka.com/Ahda

Merdeka.com - Ada kejutan-kejutan menarik dalam acara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Beberapa peristiwa kejutan ini terjadi saat Panglima TNI bertemu dengan para prajurit.

Panglima Hadi biasanya berbicara dan bertanya langsung kepada prajurit TNI dalam beberapa momen. Berikut cerita-cerita kejutan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto:

1 dari 3 halaman

Masalah Kesejahteraan dan Sekolah Bintara

Usai Apel Khusus Panglima TNI di Bhumi Marinir Cilandak, Jakarta, Selasa (30/4/2019), Panglima Hadi berbicara di depan 3.000 prajurit TNI, Salah satu prajurit menjelaskan kondisi sebagian prajurit. Prajurit bernama Sukantio berpangkat Kopda dari satuan Marinir meminta Panglima Hadi untuk memperbaiki kesejahteraan prajurit.

"Sudinya bapak panglima untuk masalah kesejahteraan kami, masalah sekolah. Jadi di Batalyon, intel Amfibi kopral-kopral belum sekolah Bintara, Panglima, terima kasih," kata Sukantio.

Panglima Hadi langsung menjawab permintaan prajuritnya tersebut. "Saya minta tak ada lagi pensiun marinir kopral. Minimal sampai tua Marinir Peltu. Minimal," kata panglima hadi.

Panglima Hadi juga berpesan pada salah satu prajuritnya untuk memilih orang-orang yang ingin berpendidikan tinggi. "Nanti dipilih, yang penting memenuhi kesehatan. Tapi tidak ketat seperti masuk ke marinir. Saya juga bangga kalau prajurit saya semuanya lulus menjadi Bintara, Kepala Pasukan Khusus, saya Bangga, anaknya bangga, keluarganya bangga. Karena bisa mencapai prestasi sampai menjadi sersan," kata Panglima Hadi.

2 dari 3 halaman

Ganti Senjata

Kemudian, Panglima Hadi mendengarkan keinginan prajurit infanteri lain yang ingin mengganti senjata. Alasannya, senjata tersebut agak menyulitkan saat digunakan.

"Mohon izin, kami prajurit infanteri mau diganti senapan prajurit infanteri, bapak Panglima, terima kasih," kata Kopda Mansyur.

Panglima Hadi kembali menanyakan jenis senjata apa yang diinginkan. "Mereknya apa?" kata Panglima Hadi.

"Siap, SS1 seri M," kata Kopda Marinir, Mansyur.

Panglima Hadi langsung meminta prajuritnya untuk mencatat permintaan pasukannya tersebut. "Ya, SS1 seri M," kata Panglima Hadi.

"Oke segera diganti," kata Panglima Hadi.

3 dari 3 halaman

Menaikkan Pangkat Prajurit

Saat mengecek kesiapan pasukan jelang Pemilu 2019 di Jawa Tengah, ada peristiwa menarik. Saat itu Panglima Hadi mengecek kesiapan prajurit dengan bertanya kepada beberapa prajurit TNI dalam tugasnya menjaga keamanan di Pemilu 2019.

Panglima Hadi didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi. Dalam pengecekannya, Panglima Hadi bertanya pada salah satu prajurit berpangkat Kopral Kepala soal apa itu netralitas TNI.

"Tidak boleh memihak salah satu paslon," jawab prajurit yang berpangkat Kopral Kepala itu.

"Tidak boleh memihak salah satu paslon. Kamu berdoa sebentar lagi jadi Bintara. Pangdam ditulis itu, ya Kopral Kepala itu jawabannya bagus," kata Panglima Hadi. [has]

Baca juga:
Panglima TNI Minta Prajurit Tingkatkan Kemampuan Bertempur di Era Revolusi 4.0
Bocah SD yang Viral Sekolah Tanpa Pakai Sepatu Diajak Panglima Lihat Latihan TNI
Panglima TNI Cek Senjata Grup I Kopassus di Serang
Pemilu 2019 Lancar, Panglima TNI Ucapkan Terima Kasih kepada Prajurit
Panglima TNI: Kopassus Adalah Legenda, Bagaikan Hantu-Hantu Bagi Musuh Negara
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Pimpin HUT Kopassus ke-67

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini