Kejati Riau kejar tujuh buronan terpidana korupsi

Senin, 18 Juni 2012 14:33 Reporter : Dedi Rahmadi
Kejati Riau kejar tujuh buronan terpidana korupsi Gedung Kejaksaan Agung. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kejaksaan Tinggi Riau masih memburu lagi tujuh terpidana tindak pidana korupsi. Dengan tertangkapnya buronan M Safei Matondang, sudah delapan terpidana yang berhasil ditangkap dalam lingkup hukum Kejati Riau.

"Menurut rekap, delapan terpidana sudah ditangkap dan tujuh buronan lagi yang sedang dalam pengejaran," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum, Adi Toegarisman kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Senin (18/6).

Sayangnya Adi tidak menjelaskan ketujuh terpidana buron tersebut. Yang pasti, tujuh terpidana itu saat hendak dieksekusi malah kabur.

Sementara Kejaksaan telah mengirim buronan kasus tipikor Safei, mantan Kabid Komersil Perum Bulog Riau itu ke Pekanbaru. "Dia (terpidana) akan kami terbangkan dan dimasukkan ke LP Pekanbaru untuk menjalani hukumannya," ujar Adi.

Sebelumnya, Satuan Tugas Intelijen Kejaksaan Agung menangkap mantan Kabid Komersil Perum Bulog Riau, Safei Matondang di RM Sederhana, Pancoran Jakarta Selatan. Pada 14 Januari 2009, Mahkamah Agung memutus Safei bersalah dan harus menjalani hukuman 5 tahun penjara karena terbukti melakukan korupsi.

Safei diputus bersalah berdasarkan putusan MA no.1637k/Pid. Sus/2008. Majelis hakim menyatakan dia secara bersama-sama dengan Syarief Abdullah, Hendri Mairizal SH dan Zulbuchori SE telah melakukan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan perjanjian KSO pengadaan dan pengolahan tanda buah segar kelapa sawit antara Perum Bulog dengan PT Rezki Cipta Illahi.

Akibat perbuatan mereka, negara mengalami kerugian sebesar Rp 9,364 miliar. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Kejaksaan Agung
  2. Kasus Korupsi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini