Kejati Jatim Terima Berkas Kasus Lima Anggota dan Simpatisan FPI Teror Mahfud MD

Rabu, 30 Desember 2020 18:48 Reporter : Erwin Yohanes
Kejati Jatim Terima Berkas Kasus Lima Anggota dan Simpatisan FPI Teror Mahfud MD Pelaku pengancam Menkopolhukam Mahfud MD ditangkap. ©2020 Merdeka.com/Instagram @humaspolrestabessurabaya

Merdeka.com - Berkas kasus lima anggota dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) yang meneror Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD telah sampai di tangan Kejaksaan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur M Dofir mengatakan, penanganan perkara lima anggota FPI ini mendapat perhatian. Salah satu perkara yang ditangani adalah kasus kerumunan massa FPI yang mendatangi rumah orangtua Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, Madura pada 1 Desember lalu.

Satu orang anggota bernama Aji Dores alias Mat Taji telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka telah dijerat dengan Undang-Undang nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan," ujarnya dalam konferensi pers secara daring zoom, Rabu (30/12).

Selain tersangka Aji Dores, Kejati juga menerima empat tersangka lainnya, dalam kasus unggahan ancaman yang ditujukan pada Mahfud MD yang tersebar di Youtube. Tiga di antaranya adalah pengunggah video bernama Samsul Hadi, lalu Abdul Hakam, M Sirojudin, dan M Nawawi.

Sebelumnya, tersangka Aji Dores teridentifikasi meneriakkan kalimat hasutan di tengah-tengah kerumunan massa saat di rumah orangtua Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, Madura berdasarkan video yang beredar dan viral. Dia pun kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 160 KUH Pidana dan/atau Pasal 335 Ayat (1) KUHPidana dan/atau Pasal 93 Juncto Pasal 9 UU tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Sedangkan 4 tersangka lainnya terkait unggahan video berjudul 'Peringatan Keras Warga Madura untuk Mahfud MD karena Kurang Ajar kepada Habib Rizieq' yang diunggah di chanel youtube Amazing Pasuruan. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini