Kejati Jabar tunggu kehadiran Eep Hidayat

Selasa, 27 Maret 2012 17:00 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Kejati Jabar tunggu kehadiran Eep Hidayat Poster Eep Hidayat di Bandung. merdeka.com/andrian s wiyono

Merdeka.com - Kejaksaan Tinggi Jawa Barat meminta Bupati Subang nonaktif Eep Hidayat kooperatif dalam proses eksekusi putusan 5 tahun penjara dari Mahkamah Agung. Sejak surat MA dilimpahkan ke Kejati Jabar, Eksekusi Eep sebenarnya sudah bisa dilakukan pada Senin (26/3).

"Saat ini, pihak kejaksaan sedang mengadakan evaluasi dan menentukan langkah apa terkait eksekusi Eep," kata Kasi Penerangan Hukum Kejati Jabar Atang Bawono, di kantor Kejati Jabar, Selasa (27/3)

Atang sendiri mengaku enggan memberitahu langkah apa yang akan diambil Kejati Jabar untuk menahan terpidana kasus korupsi Biaya Pungut Pajak Bumi dan Bangunan Kabupaten Subang 2005-2008 itu.

Yang pasti, pihaknya meminta kesediaan Eep untuk datang memenuhi panggilan Kejati Jabar. Ia mengungkapkan sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap Eep kemarin. Namun dinanti sejak pukul 18.00 WIB Eep tak kunjung datang. "Kita di sini berpegangan pada surat edaran Kejaksaan Agung," tutur Atang.

Jika mengikuti Pasal 270 KUHAP mengatakan bahwa putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, baru dapat dilaksanakan setelah penuntut umum/jaksa menerima salinan putusan lengkap dari pengadilan.

Sementara surat edaran Jaksa Agung tahun 2004 menyatakan bahwa eksekusi dapat dilakukan, walaupun menggunakan salinan petikan putusan. "Tunggu saja. Kita lihat nanti," kata Atang singkat.

Seperti diketahui, Mahkamah Agung menvonis Eep bersalah dalam kasus BP PBB yang merugikan keuangan negara sekitar Rp 14 miliar walaupun dalam Pengadilan Tipikor Bandung memvonis bebas Eep. Politisi PDIP tersebut pidana 5 tahun penjara serta denda Rp 200 juta. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Eep Hidayat
  3. Kasus Korupsi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini